Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Menyusahkan, Abu Sayyaf Penggal Sandera yang Sakit-Sakitan
    Berita Internasional

    Menyusahkan, Abu Sayyaf Penggal Sandera yang Sakit-Sakitan

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman18 April 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Abu Sayyaf
    Abu Sayyaf

    RANCAH POST – Menurut keterangan militer Filipina, semenjak Desember 2016 milisi Abu Sayyaf sudah mengeksekusi satu dari empat nelayan Filipina yang mereka sandera.

    Eksekusi itu dilakukan dengan cara memenggal kepala sandera yang dianggap menghambat pergerakan karena kondisinya yang sakit-sakitan.

    Disebutkan Komandan Militer Pulau Jolo Filipina, Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana, sandera yang dipenggal oleh milisi tersebut adalah Noel Besconde.

    Besconde yang merupakan seorang kapten kapal iti dihabisi di salah satu hutan yang tak jauh dari Patikul, Kamis pekan kemarin.

    Besconde diculik bersama dengan tiga awak kapal ketika berlayar tak jauh dari Laut Sulawesi oleh milisi Abu Sayyaf yang berafilisiasi dengan ISIS tersebut.

    “Alasan dia dipenggal kerena dianggap menghambat pergerakan mereka, kita tahu bahwa mereka itu sanga mobile dan kita tengah memburunya,” ucap Sobejana, Senin (17/4/2017).

    Kendati Besconde disebutkan telah dipenggal, tubuhnya belum ditemukan. Meski demikian, video pemenggalan Besconde sudah diterima militer Filipina.

    Milisi Abu Sayyaf, lanjut Sobejana, meminta uang tebusan sebesar USD60.500. Namun permintan itu diabaikan pemerintah Filipina yang bersikukuh dengan kebijakan tidak membayar tebusan kepada penculik.

    Sampai sekarang, kelompok teroris Abu Sayyaf masih menahan tiga kru kapal lainnya dan sejumlah warga asing di Pulau Jolo yang merupakan pulau utama dari Provinsi Sulu.

    Setahun silam, sandera bernama John Ridsdel dan Robert Hall asal Kanada mengalami hal serupa dengan Besconde. Begitu juga dengan Jurgen Kantner asal Jerman yang dipenggal Abu Sayyaf karena tak membayar tebusan sebesar USD600.000.

    Abu Sayyaf Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.