Senin, November 30, 2020
Beranda Lifestyle Kesehatan Ternyata Tidur Setelah Makan Sahur itu Sangat Berbahaya

Ternyata Tidur Setelah Makan Sahur itu Sangat Berbahaya

RANCAH POST – Bahaya tidur setelah makan sahur. Makan sahur memang menjadi salah satu sunah dalam menjalankan ibadah puasa. Selama ramadan, jam tidur kita pun jadi berubah.

Jika sebelumnya bangun paling pagi itu adalah jam 5 untuk shalat subuh, di bulan suci ini kita biasanya harus bangun jam 3 dini hari. Jika belum terbiasa kita pun akan merasakan kantuk yang amat sangat berat saat makan sahur. Gak heran jika kemudian kita akan tergoda untuk tidur kembali setelah makan sahur.

Tapi bahaya gak sih tidur lagi sesudah makan sahur? Memang ada beberapa dampak negatif yang akan diterima jika langsung tidur sesudah makan sahur. Tapi jangan khawatir, karena ada solusinya. Nah, berikut ini bahaya tidur setelah makan sahur.

Perut buncit dan berat badan naik
Sesudah makan dan kenyang, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna semuanya. Tapi bila kita langsung tidur begitu selesai sahur, maka lemak bisa tertimbun didalam perut dan tidak langsung bisa dicerna dengan baik. Akibatnya, perut menjadi buncit, dan besar kemungkinan bahwa berat badan pun akan naik.

Refluks asam lambung
Hati-hati girl, makanan yang baru masuk ke dalam perut bisa berbalik, yang tadinya di lambung kemudian malah menuju ke kerongkongan. Hal ini dinamakan refluks. Jika hal ini terjadi, kerongkonganmu akan terasa panas seperti terbakar. Tidak hanya itu, mulut pun menjadi terasa pahit. Pastinya tidak nyaman sekali kan jika habis makan sahur kita langsung mengalami hal ini.

Rasa panas di area dada
Saat kita tidur, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras lagi untuk mencerna makanan. Jika habis makan sahur langsung tidur, maka tubuh akan rentan terkena penyakit maag akibat dari meningkatnya kadar asam lambung. Naiknya zat asam inilah yang dapat menimbulkan sensasi panas di area dada.

Beresiko terkena stroke
Resiko yang satu ini memang sangat menyeramkan. Ternyata ada penelitian yang mengatakan bahwa seseorang yang jeda antara tidur dan juga makannya lebih lama, resiko terkena gangguan strokenya akan rendah. Dengan kata lain, jika kita langsung tidur setelah makan atau tidak memberi waktu jeda yang cukup, maka resiko terkena penyakit stroke akan meningkat.

Lalu, sekarang apa solusinya? Jika memang rasa kantuknya tidak tertahankan lagi setelah makan sahur, usahakan untuk tidur kembali setelah 2 jam selepas makan sahur. Berilah jeda waktu yang cukup dan beri kesempatan pada tubuh untuk mencerna makanan yang baru saja dikonsumsi sebelum tidur.

Bisa juga dengan mengakhirkan makan sahurnya. Malam sebelumnya tidurlah lebih awal, kemudian saat bangun untuk sahur tubuh sudah bugar. Sehingga ketika selesai makan sahur tidak merasa ngantuk lagi karena kebutuhan tubuh akan istirahat sudah terpenuhi sebelumnya.

Lakukanlah aktivitas sebelum tidur kembali. Bisa dengan menunaikan ibadah shalat subuh, berzikir, dan kemudian membaca Al-Quran. Berilah waktu pada tubuh untuk mencerna makanan yang baru saja dikonsumsi saat sahur. Baru sesudah itu bisa tidur lagi.

Nah, itulah beberapa bahaya dari tidur setelah makan sahur. Godaan untuk tidur lagi sesudah sahur memang sangatlah berat apalagi bila kita punya kewajiban untuk bekerja ataupun melakukan aktivitas langsung di pagi harinya. Niatkan puasa untuk ibadah dan jagalah pola hidup dan pola makan dengan baik dan seimbang. Maka, bukan hal mustahil jika di bulan suci ini akan memberi berkah yang banyak. Semoga bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here