BERITA TASIKMALAYA, RANCAH POST – Pemandangan yang membuat hati terenyuh terjadi ketika jemaah haji asal Tasikmalaya Jawa Barat tiba di Mekah. Pada saat sebagian jemaah mencari tas dan koper serta sebagian lagi sudah berada di kamar hotel, terlihat satu orang nenek yang dengan tenangnya duduk di lobi hotel. Sepintas dari perawakannya nenek itu sudah berusia lanjut, ia hanya seorang diri. Melihat itu, petugas haji Indonesia yang berada di Hotel Timaa Al-Shisha, tempat jemaah haji Tasikmalaya menginap, kemudian menghampirinya. “Nenek sama siapa ke sini?” tanya Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Sri Ilham Lubis, Rabu (9/8/2017) malam waktu setempat. “Saya…
Penulis: Toni Faturokhman
RANCAH POST – Diduga melakukan pelecehan seksual berupa tindak pemerkosaan terhadap putrinya sendiri, seorang pria terancam hukuman penjara selama 12 ribu tahun. Pemerkosaan itu diduga dilakukan selama 6 bulan manakala remaja putri tersebut satu atap bersama dengan ayahnya. The Independent melansir, Kamis (10/8/2017), bila terbukti melakukan pemerkosaan sebanyak 646 kali dan melakukan kejahatan seksual lainnya, sang ayah akan dipenjara selama 12.000 tahun. Pejabat Pengadilan Kuala Lumpur Malaysia membutuhkan 2 hari untuk membacakan 646 tuduhan terhadap pria berusia 36 tahun yang sudah bercerai tersebut. Pria itu didakwa dengan tuduhan melakukan sodomi, inces, pemerkosaan, dan kejahatan seksual lainnya. Kejahatan itu dilakukan selama…
RANCAH POST – Media sosial dihebohkan dengan oknum TNI pukul polisi di Pekanbaru. Video oknum TNI pukul polisi lalu lintas itu pun viral dan ditanggapi beragam oleh netizen. Oknum TNI pukul polisi itu disebutkan berpangkat serda (sersan dua) dengan inisial WS. Disebutkan, WS yang dalam video sempat memukul helm dan menendang motor polisi itu mengalami gangguan jiwa. Dikatakan Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono, WS, oknum TNI pukul polisi lalu lintas di Pekanbaru itu dalam beberapa bulan terakhir kerap berlaku aneh. Bahkan menurut Edi, anggota polisi di wilayah Pekanbaru sudah mengetahui sikap oknum TNI pukul polisi di Pekanbaru itu. BACA…
RANCAH POST – Aksi tak terpuji diperlihatkan seorang oknum anggota TNI yang tidak diketahui identitasnya dan tempat ia bertugas. Oknum anggota TNI sebagaimana terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial itu tidak mengenakan helm dan tak ada spion pada motor yang dikendarainya. Pada saat yang bersamaan, ada seorang polisi lalu lintas mengajaknya untuk mengenakan helm. Namun selepas diajak mengenakan helm, oknum anggota itu malah memperlihatkan arogansinya dengan memukul helm dan menendang motor polantas tadi. Dilansir dari akun Facebook Thenewbikingregetan, kejadian oknum TNI pukul helm dan tendang motor polisi itu terjadi pada 10 Agustus 2017 sekitar pukul 14.00 WIB…
RANCAH POST – Sebuah lembaga penelitian dan kajian independen non politik praktis yang diberi nama The yudhoyono Institute diluncurkan AHY. AHY yang merupakan anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu meluncurkan The Yudhoyono Institute guna menciptakan pemimpin masa depan. “Ini diharapkan bisa melahirkan calon pimimpin bangsa yang berakhlak baik, unggul, dan berjiwa patriotik,” kata Agus Harimurti Yudhoyono, Kamis (10/8/2017) malam. Tak hanya kehidupan yang semakin kompetitif, jika tikda disikapi dengan baik, teknologi pun akan menjadi sebuah ancaman. Selain itu, generasi muda penerus bangsa pun harus bisa menanggulangi berbagai bentuk kejahatan termasuk kejahatan siber dengan baik. BACA JUGA: Diberi Negara, Begini Mewahnya…
RANCAH POST – Dalam tas milik Muhamad Alzahra alias Zoya, pria yang menjadi korban pembakaran di Bekasi, ditemukan tiga unit ampli. Menurut keyakinan polisi, salah satu ampli tersebut merupakan kepunyaan Mushala Al-Hidayah, Babelan, Kabupaten Bekasi. Dikatakan Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Asep Adi Saputra, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap dua ampli lainnya yang ada di dalam tas Zoya. “Masih diusut dari mana dua ampli lainnya,” tutur Asep, Kamis (10/8/2017). BACA JUGA: Sosok Pria Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi di Mata Sang Mertua Dijelaskan Asep, satu buah amplifier yang ditemukan dalam tas Zoya mempunyai ciri identik dengan ampli Mushala Al-Hidayah. “Itu fakta, amplifier itu…
RANCAH POST – Aksi seorang pria di sebuah restoran cepat saji ini tak sedikit membuat netizen tersentuh hatinya. Ya, pria yang terlihat berkepala plontos itu memberi makan kepada 3 anak gelandangan yang sebelumnya berdiri di luar restoran tersebut. Aksi pria memberi makanan kepada 3 anak gelandangan itu pun viral selepas seorang netizen asal Filipina, Patrisha, mengunggah videonya ke media sosial. Saat itu, Patrisha dan pacarnya tengah berkencan di restaurant lokal Jollibee. Pada saat itulah dirinya melihat ada seorang pria yang sejumlah paket makanan yang dirasa terlalu banyak jika dimakan oleh satu orang. Namun kejadian berikutnya membuat Patrisha tak mampu menahan…
RANCAH POST – Sebuah peluncuran buku dengan tajuk ‘Anwar Nasution Bukan Ekonom Biasa’ dihelat di Jakarta pada 7 Agustus 2017 silam. Hanya saja bukan acara peluncuran buku atau sosok Anwar Nasution yang membuat geger, melainkan hadirnya seorang penari perut dalam kegiatan tersebut. Dari video yang diunggah akun Facebook Angel Samantha yang berdurasi sekitar 44 detik, terlihat seorang penari perut yang mengenakan pakaian cukup seksi. Penari perut itu hanya mengenakan BH dan bawahan rok berwarna merah yang terlihat sedikit transparan. “Peluncuran buku “Bukan Ekonomi Biasa” Apakah Indonesia ga ada tarian tradisional yang keren ???” tulis Angel Samantha, 9 Agustus 2017. BACA…
RANCAH POST – Sosok M Alzahra alias Zoya pria yang dibakar hidup-hidup di Bekasi rupanya meninggalkan kesan tersendiri bagi sang mertua, Mak Odah (45). Di mata Mak Odah, Zoya yang merupakan menantunya tersebut merupakan sosok yang ringan tangan. Bahkan Joya selalu datang ke rumanya menyempatkan diri mengurusi keperluannya. “Dia sering datang ke sini bawa cucian, katanya kasihan istrinya lagi hamil, takut sakit. Nanti kalau dia nyuci, baju emak sama bapak dicuci terus dirapihin sama dia,” kenang Mak Odah, Rabu (9/8/2017). Sebelum peristiwa pembakaran di Bekasi terjadi, wajah Zoya terlihat cerah. Dipikirannya, hal itu karena dia tekun beribadah. “Tiga hari sebelum…
RANCAH POST – Akan sangat menyenangkan bermain di pantai terlebih setelah sekian lama disibukan dengan segudang pekerjaan. Namun bermain di pantai sepertinya tak selalu aman dan menyenangkan sebagaimana perkiraan banyak orang, masih banyak hal-hal yang misterius sekaligus menakutkan. Bahkan ancaman tak hanya datang dari hiu atau ubur-ubur saja, hewan kecil yang terlihat tidak berbahaya pun bisa menjadi malapetaka ketika sedang bermain di pantai. Seperti yang dialami seorang remaja berusia 16 tahun bernama Sam Kanizay yang kakinya digerogoti oleh makhluk kecil bernama kutu laut hingga berdarah ketika malam hari berenang di pantai. Remaja asal Melbourne ini mulanya berendam kakinya di Dendy…