30.3 C
Ciamis
Beranda Teknologi Tips n Trik Cara Untuk Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Sekali Habis

Cara Untuk Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Sekali Habis

RANCAH POST – Cara mengatasi baterai laptop cepat habis seharusnya diketahui dengan pasti oleeh para penggunanya. Karena kemungkinan besar, banyak aplikasi atau software yang memakan daya baterai tanpa penggunanya sadari.

Aplikasi seperti browser internet juga bisa sangat menghabiskan baterai, mengingat default browser tetap akan memakan daya meskipun sedang tak digunakan penggunanya. Tak hanya itu, bermain game pc berat dan menonton film juga akan membuat baterai laptop menjadi cepat habis.

Setiap laptop mempunyai hardware seperti Graphic Card, Processor, Speaker, Monitor, Exhaust Fan dan lain sebagainya yang mampu mengkonsumsi daya baterai dengan cukup banyak. Nah, berikut ini 8 cara efektif yang bisa kamu lakukan dalam mengatasi baterai laptop cepat habis.

Cara mengatasi baterai laptop cepat habis

Menggunakan hibernasi daripada sleep

Cara yang pertama bisa kamu lakukan yaitu dengan memastikan kamu menemukan mode Hibernate pada piranti laptop. Mode ini berbeda dengan mode Sleep, karena Hibernate bisa mematikan semua sumber daya, misalnya mode Shutdown.

Namun bedanya, seluruh status program yang terbuka tetap akan tersimpan di memori. Jika kamu ingin menggunakan mode Sleep dalam jangka waktu yang lama, baterai akan tetap tersedot sehingga saat dinyalakan bisa saja tiba-tiba menjadi tinggal sedikit.

Pada intinya, jika laptop tidak akan digunakan dalam waktu sebentar, maka sangat disarankan untukmu menggunakan mode Sleep.

Namun, jika laptop tidak akan kamu gunakan dalam waktu yang lama, gunakanlah Hibernate. Jika laptop tak akan digunakan dalam waktu sangat lama, maka gunakan Shutdown.

Dinginkan baterai laptop

Cara mengatasi baterai laptop cepat habis juga bisa kamu lakukan dengan sesekali mendinginkan baterai laptop yang biasanya sering terkuras habis. Bisa jadi baterai laptop tersebut akan cepat habis karena mengalami overheat atau panas yang berlebih.

Kamu bisa menggunakan coolingpad laptop, atau kipas angin yang disarankan pada mesin laptop dan juga baterai. Awas, jangan dimasukkan ke dalam freezer, karena hal tersebut hanyalah sebuah mitos yang beredar di media sosial saja.

Kalibrasi

Bisa jadi sebenarnya baterai laptop kamu tak cepat habis, namun hanya indikatornya saja yang salah. Misalkan, sebenarnya baterai hanya 70%, namun indikator menunjukkan jika ia masih 100%. Dan parahnya lagi, pada saat sebenarnya baterai tinggal 1% pun indikator bisa saja menunjukkan 30%.

Hal ini pula lah yang biasanya dilupakan oleh para pengguna laptop, bahwa tak selalu baterainya yang bermasalah, namun justru bisa jadi hanya pada masalah indikatornya saja.

Jika kamu merasa curiga hal ini memang menjadi penyebabnya, dan jika laptop kamu tiba-tiba mati padahal masih 30%, maka coba lakukan kalibrasi baterai laptop lalu perhatikan apakah kondisinya membaik atau malah sebaliknya.

Atur konsumsi daya Hardware

Jika lalptop kamu mempunyai akses adapter Bluetooth, perangkat Wireless, maupun USB disk yang tak digunakan, maka cara mengatasi baterai laptop cepat habis bisa dengan mencabut semua peralatan eksternal tersebut karena hanya akan menguras baterai laptop saja.

Perhatikan juga kapasitas RAM yang digunakan, karena Windows akan terus menerus memanfaatkan memori RAM untuk menyimpan data. Jika RAM sudah mulai penuh, silahkan tambah memori RAM ke 4 GB (atau 8 GB di standar 2019).

Perhatikan kecerahan layar

Layar monitor laptop merupakan salah satu faktor besar yang akan memicu pada baterai yang cepat habis. Kamu pun harus bisa menghemat baterai dengan cara menekan tombol keywoard tertentu untuk menurunkan kecerahan layar.

Caranya yakni dengan tekan CTRL + F6 dengan cara yang bersamaan, maka dengan otomatis kecerahan layar LCD akan menjadi berkurang. Dan alangkah baiknya lagi untuk kamu mengatur kecerahan layar sesuai dengan kondisi kamu. Jika dalam keadaan yang gelap, layar tidak dianjurkan terlalu terang karena akan memicu kerusakan pada mata.

Selain kecerahan, resolusi layar juga mempengaruhi pada daya tahan baterai. Resolusi layar yang tinggi akan menjadikan GPU menjadi bekerja lebih keras guna menghasilkan jumlah pixel leebih banyak. Sebaliknya berlaku pula untuk layar dengan resolusi yang rendah.

Atur power plan

Cara mengatasi baterai laptop cepat habis yakni dengan mengatur power plan yang merupakan pengaturan yang berhubungan langsung dengan daya baterai.

Pengaturan High Performance digunakan untuk bermain game, edit video, dan kegiatan berat yang lainnya. Namun mode ini akan cepat sekali menghabiskan baterai.

Maka dari itu alangkah baiknya pilih Power Saver atau Balance sebagai penggunaan sehari-hari, apalagi jika kamu menggunakannya tidak sambil dicolokkan. Kamu juga tak perlu menggunakan screensaver guna menghindari penggunaan Graphic Card maupun CPU laptop.

Matikan service background

Perlu diketahui jika proses aplikasi yang berjalan pada background juga bisa saja membuat baterai laptop kamu menjadi cepat habis. Maka cara mengatasi baterai laptop cepat habis yakni dengan menutup aplikasi yang memang tidak kamu gunakan dan menonaktifkan update service background.

Kamu bisa mematikan program yang berjalan saat starup dengan msconfig. Kamu juga bisa mematikan proses background yang sedang berjalan dengan masuk pada Task Manager (ctrl + alt + del) pada Windows.

Tak hanya itu, hilangkan saja tampilan desktop aplikasi di System Tray Taskbar. Kemudian lakukan uninstall aplikasi jika dirasa tak berguna agar bisa memperpanjang daya tahan baterai.

Rawat baterai dengan benar

Jika baterai pada piranti laptop seringkali habis pada saat kamu sedang menggunakannya, maka dengan cara yang perlahan kamu akan kehilangan kemampuan mengisi daya baterai yang membuatnya menjadi bekerja dengan tidak optimal.

Hal semacam ini akan semakin parah jika laptop secara terus menerus digunakan untuk melakukan kinerja. Bahkan umur baterai laptop kamu akan semakin berkurang dengan waktu yang sangat cepat.

Sebagai informasi tambahan, bahwa perangkat laptop mengandalkan baterai Lithium bukan Nikel. Akan tetapi tak jarang, para vendor menggunakan kedua jenis baterai tersebut.

BACA JUGA: 7 Cara Untuk Mengatasi Laptop yang Lemot

Baterai Nikel harus kosong terlebih dahulu sebelum mengisi ulang karena bertujuan untuk memaksimalkan masa hidup daya baterai. Dan alangkah baiknya, jika baterai Lithium tak boleh sampai habis, atau kamu harus selalu mengecasnya jika mempunyai kesempatan.

Bagaimana cara mengatasi baterai laptop cepat habis tidaklah sulit bukan? Cara lain yang juga harus kamu perhatikan yakni dengan merawat baterai laptop kamu dengan baik dan benar agar kinerja laptop kamu pun tetap aman dan nyaman saat digunakan.

Stay Connected

105,080FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,257PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan

Must Read

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here