Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Imbas Penembakan Muslim di New Zealand, Ulama Usul Game PUBG Diharamkan
    Berita Internasional

    Imbas Penembakan Muslim di New Zealand, Ulama Usul Game PUBG Diharamkan

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman21 Maret 20190
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Imbas Penembakan Muslim di New Zealand Masyarakat Usul Game PUBG Diharamkan
    Imbas Penembakan Muslim di New Zealand Masyarakat Usul Game PUBG Diharamkan

    RANCAH POST – Khawatir generasi muda terdorong melakukan tindak terorisme, sebagian masyarakat mengusulkan game tembak-tembakan semisal PUBG diharamkan.

    Salah satu yang khawatir generasi muda akan melakukan aksi terorisme dengan adanya game tersebut adalah ulama sekaligus mufti Negri Sembilan Datuk Mohd Yusof Ahmad.

    Menurut Yusof, pemerintah Diraja Malaysia harus segera mempertimbangkan untuk melarang game PlayerUnknown’s Battlegrounds lantaran berpengaruh negatif terhadap para remaja.

    “Game ini, saya yakin direncanakan sejah jauh-jauh hari untuk membuat generasi muda menikmati keganasan dan peperangan,” tutur Yusof, Selasa (19/3/2019), dilansir New Straits Times.

    Hal ini dikatakan Yusof Jumat pekan silam usai terjadinya penembakan di masjid New Zealand dengan pelaku bernama Brenton Tarrant yang mengakibatkan sedikitnya 50 warga Muslim menjadi korban meninggal dunia.

    Dalam aksi yang juga melukai puluhan orang tersebut, Brenton diduga terinpirasi game peperangan semisal PUBG.

    Hanya saja, wacana pelarangan tersebut mendapat penolakan dari Menpora Malaysia Syed Saddiq.

    “Mau haramkan PUBG? Saya tidak menyetujuinya,” ucap Saddiq dalam video yang beredar di media sosial Instagram.

    Banyak alasan dirinya tak setuju game tersebut dilarang, salah satunya yaitu karena di Malaysia saja ada 1 juta orang yang menjadi pengguna game PUBG.

    Saddiq juga merasa kalau PUBG tidak mengakibatkan terjadinya kekerasan. Kalau PUBG harus diharamkan, maka game serupa lainnya seperti Counter Strike dan sejumlah game lainnya juga harus dilarang.

    Sebagaimana dihimpun, empat distrik yang ada di Gujarat India seperti Rajkot, Surat, Gir Somnath, dan Bhavnagar sudah lebih dahulu menerapkan larangan untuk permainan tersebut.

    BACA JUGA: Berlangsung Setelah Shalat Jumat, Penembakan di Masjid Al Noor Tewaskan 49 Orang

    Bila mendapati remaja bermain game PUBG, polisi akan menangkap dan menghukumnya dengan melakukan pekerjaan sosial.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.