Dugaan Pembunuhan di Banjar, Bocah SD Tewas dengan Luka Sayatan pada Leher

Dugaan Pembunuhan di Banjar Bocah SD Tewas dengan Luka Sayatan pada Leher
Dugaan Pembunuhan di Banjar Bocah SD Tewas dengan Luka Sayatan pada Leher

BERITA BANJAR, RANCAH POST – Seorang remaja ditemukan tak bernyawa di rumah warga di Dusun Margaluyu, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Meski ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, tak satu pun warga yang mengenali korban.

Saat ditemukan di rumah warga milik Yatno (60), korban bersimbah darah dengan leher nyaris putus akibat sayatan benda tajam.

Diduga kuat yang bersangkutan merupakan korban pembunuhan.

Menurut keterangan warga bernama Agus (38), korban dugaan pembunuhan di Banjar ditemukan Yatno ketika baru saja pulang dari pasar usai berjualan ikan.

Ketika membuka pintu rumah, Yatno kaget lantaran di lantai rumahnya sudah tergeletak remaja yang bersimbah darah.

“Bagaimana kejadiannya saya tidak tahu secara persis, tapi yang pertama kali mendapati korban adalah si pemilik rumah, Yatno,” terang Agus, dilansir Harapan Rakyat.

Usai polisi mendatangi lokasi dugaan pembunuhan di Kota Banjar dan melakukan olah TKP, korban dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk menjalani otopsi.

“Remaja itu diduga korban pembunuhan karena pada lehernya ada luka sayatan sepanjang 15 centimeter,” ujar petugas kamar mayat RSUD bernama Didu.

Identitas remaja diduga korban pembunuhan di Banjar akhirnya terungkap, ia diketahui bernama Nanda Rizky Ramadhan (13).

Nanda, yang disebutkan masih duduk di bangku sekolah dasar, berasal dari Dusun Cireong RT 05/RW 01 Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis.

Identitas korban pembunuhan di Banjar itu terungkap setelah pihak keluarga mendatangi rumah sakit.

Sebelumnya, pihak keluarga mengetahui Nanda meninggal dunia dari informasi yang beredar di media sosial.

BACA JUGAPembunuhan di Probolinggo, Korban Dihabisi karena Pegang Payudara Pacar Pelaku

“Benar, korban anggota keluarga kami,” terang paman korban, Rahmat (26), Rabu (26/12/2018) malam.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama