RANCAH POST – Setiap orang memiliki momen terpenting dan tak terlupakan dalam kehidupan. Pernikahan merupakan salah satu momen yang dianggap paling berharga dalam sejarah hidup seseorang.

Bukan hanya pernikahan, setiap momen memiliki keunikan dan keindahan tersendiri yang jika ditangkap dengan baik, akan menjadi sesuatu yang memorable.

Sebut saja momen ketika si kecil berenang dengan ceria, momen bersama pasangan pada saat makan malam romantis, atau momen sederhana ketika kupu-kupu menghampiri bunga untuk menyerap madu.

Tentunya banyak faktor yang dibutuhkan untuk mendukung pengabadian momen dengan baik. Dalam fotografi, pencahayaan adalah salah satu kuncinya.

Pencahayaan yang terlalu terang seringkali mengakibatkan sebagian detail foto tidak tampak dengan jelas, dan sebaliknya saat minim pencahayaan, foto terlihat blur atau dipenuhi bintik yang biasa disebut noise.

Secara sederhana aperture bisa diartikan bukaan lensa yang mempengaruhi jumlah cahaya yang masuk ke sensor. Nilai aperture yang kita pilih akan menentukan seberapa kecil atau besarnya bukaan lensa.

Semakin besar bukaan lensa maka semakin besar pula cahaya yang masuk, dan sebaliknya semakin sempit bukaan lensa maka semakin sedikit cahaya yang masuk.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ hadir dengan teknologi dual aperture yang berfungsi seperti mata manusia, yaitu mampu menyesuaikan bukaan lensa sesuai dengan kondisi cahaya.

Bahkan, Galaxy S9 dan S9+ adalah smartphone pertama yang memiliki kemampuan dual aperture dengan bukaan f/2.4 dan f/1.5. Fitur ini memungkinkan pengambilan gambar yang tetap baik di segala kondisi pencahayaan, terang maupun temaram.

Berbagai momen kini dapat ditangkap dengan indah, tanpa terkendala masalah pencahayaan. Pada kondisi low light, kamera smartphone umumnya membutuhkan cahaya tambahan, untuk pengambilan gambar.

Namun, gambar yang diambil dengan bantuan cahaya tambahan atau flash memiliki beberapa kekurangan, misalnya terlihat kurang natural dan terkadang terlihat over exposure.

Belum lagi ketika mengambil foto objek dengan bantuan cahaya tambahan, tak jarang muncul efek red eye pada mata dari objek foto, dan sering kali membuat objek berkedip akbiat cahaya yang menyilaukan.

Kehadiran fitur Super Low Light pada Galaxy S9 dan S9+ menjadi jawaban dari permasalahan tersebut. Bukaan besar f/1.5 yang disematkan menjadikan Galaxy S9 dan S9+ mampu menangkap gambar di tengah kondisi low light tanpa mengorbankan kualitas gambar bebas blur, bebas noise dan dengan detail yang luar biasa.

Bagi Tito Rikardo yang telah menekuni bidang fotografi selama lebih dari 10 tahun, dan menjadi bagian dari komunitas fotografer global, ekspektasi terhadap gambar yang dihasilkan kamera, bukanlah sesuatu yang bisa ditolelir.

Selain kamera DSLR, smartphone menjadi ‘senjata’ penting yang kerap digunakan untuk menangkap dan merekam momen-momen seru yang terjadi sehari-hari.

Inovasi yang terus dihadirkan Samsung pada fitur kamera di smartphone-nya, menjadikan Co-founder dari THEUPPERMOST ini telah lama menjadi pengguna setia seri Galaxy S dari Samsung.

“Bagi saya, setiap momen memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Karenanya, kehadiran smartphone dengan kualitas kamera mumpuni, dapat membantu saya menangkap beragam momen keseharian yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja dengan lebih epik,” ujar Tito.

Melengkapi hobi travel photography-nya, teknologi dual aperture membantu peraih beragam penghargaan dari ajang kompetisi fotografer wedding dunia ini dalam menangkap berbagai scene, atau pemandangan cantik dengan kualitas sangat baik, ketika kamera DSLR sedang tidak bersamanya.

Keindahan pantai yang disinari matahari, serta eksotisnya gemerlap lampu di malam hari, tetap dapat diabadikan dengan baik, bahkan menjadikannya terlihat lebih menarik.

Banyak momen menakjubkan yang terlewatkan karena terjadi dengan begitu cepat, dan bahkan tidak mampu terekam oleh mata manusia. Samsung Galaxy S9 dan S9+ meghadirkan fitur Super Slow Mo yang dapat merekam gambar bergerak dalam 960 fps. Sangat cepat.

Ketika umumnya smartphone dilengkapi dengan kemampuan merekam 240 frame per second. Artinya, Galaxy S9 dan S9+ mampu membuat video 4 kali lebih lambat, sehingga menghasilkan konten yang dramatis dan memorable.

Fitur Super Slow-Mo juga dihadirkan dengan beragam kemudahan. Pengguna tidak perlu khawatir mengira-ngira momen yang pas untuk memanfaatkan fitur ini, karena Galaxy S9 dan S9+ dilengkapi dengan kemampuan Motion Detection otomatis.

Memanfaatkan fitur super slow motion, aktivitas keseharian juga dapat dikreasikan layakanya film drama dan action favorit, dramatis, praktis dan epik! Lebih lanjut, video slow mo yang dihasilkan dapat dengan dengan mudah di-upload di akun sosial media, tanpa perlu melalui proses editing yang sulit.

Sebagai fotografer yang juga aktif di sosial media, Tito Rikardo juga berbagi tips membuat konten slow motion yang epik dengan Galaxy S9 dan S9+.

Layaknya pengambilan gambar pada umumnya, pencahayaan menjadi faktor penting dalam menghasilkan video slow mo yang baik. Kemampuan 960 frame per second mampu menangkap gambar dengan sangat cepat, sehingga kedipan pada lampu pijar dan neon pun dapat ikut tertangkap.

Karenanya, untuk menghindari hal tersebut, dianjurkan untuk pengambilan gambar dengan pencahayaan yang baik.Menghadirkan pergerakan dari dua benda yang berbeda pada video slow motion yang dibuat, dapat menimbulkan efek yang lebih dramatis. Misal ketika kepalan petinju mengenai pipi dari lawan tarungnya atau ketika sebuah apel jatuh di mangkuk berisi air.

Penyertaan musik latar yang sesuai dengan konten video, dapat menghadirkan kesan yang lebih mendalam, berkesan atau bahkan lebih menyenangkan. Fitur Super Slow Mo pada Galaxy S9 dan S9+ menyediakan 35 pilihan musik latar berbeda untuk disertakan pada video slow mo yang dihasilkan, bahkan pengguna dapat menambahkan lagu dari playlist favorit mereka.

“Inilah kamera smartphone dengan citarasa professional, yang mampu mengabadikan momen keindahan sehari-hari menjadi kenangan yang epik! Dan bagi saya, Samsung S9 dan S9+ menjadi pilihan terbaik smartphone saat ini.” tutup Tito.

Share.

Leave A Reply