Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Walikota Ini Perintahkan Sniper Tembak Mati Siapa Saja yang Meneriakkan Takbir, Ini Penyebabnya
    Berita Internasional

    Walikota Ini Perintahkan Sniper Tembak Mati Siapa Saja yang Meneriakkan Takbir, Ini Penyebabnya

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman28 Agustus 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Luigi Brugnaro
    Luigi Brugnaro

    RANCAH POST – Walikota Venesia Luigi Brugnaro memerintahkan penembak runduk atau sniper menembak mati warga yang meneriakan ‘Allahu Akbar’ di alun-alun Santo Markus.

    Brugnaro mengatakan, perintah itu disampaikan usai dirinya bertemu dengan delegasi pemikir baru-baru ini. Perintah tersebut, ucap Brugnaro, mendapat sambutan positif dari para delegasi.

    Walikota Venesia Luigi Brugnaro tak ingin mengambil resiko pelaku yang meneriakkan takbir itu berhasil melancarkan serangannya,

    “Mereka menyebut ingin bertemu dengan Tuhan. Maka dari itu kami kirim mereka langsung menghadap Tuhan tanpa perlu melemparkannya ke jembatan,” kata Brugnaro, dilansir The Sun, Rabu (23/8/2017) silam.

    “Ada empat tersangka yang sudah kita tangkap beberapa bulan ke belakang di Venesia, mereka berniat meledakkan Jembatan Rialto,” lanjut dia.

    BACA JUGA: Menewaskan Ratusan Warga, Ini Potret Dahsyatnya Gempa Italia

    Jembatan Rialto sendiri merupakan ikon kota Venesia. Adapun keempat tersangka yang hendak meledakkan jembatan itu merupakan 3 orang warga berdarah Kosovo dan seorang anak.

    Secara politik, Luigi Brugnaro mengatakan bahwa dirinya bisa saja salah. Tapi faktanya, ujar dia, hal itu benar.

    Pernyataan Brugnaro tersebut disebutkan berkaitan erat dengan masuknya imigran dari Afrika Utara ke Italia yang dengan tegas ditolak olehnya.

    “Oleh karenanya kita pun memerlukan angkatan laut untuk menghalau orang-orang dari Afrika Utara masuk ke Italia,” ujar dia.

    Di Italia, perintah Luigi Brugnaro menembak mati seseorang yang meneriakan ‘Allahu Akbar’ dengan maksud mencegah aksi ekstrimis tersebut menjadi pemberitaan di sejumlah media, baik lokal maupun internasional.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.