RANCAH POST – Beberapa hari yang lalu, publik diramaikan dan dihebohkan dengan beredarnya foto PNS Nias ciuman massal. Hal ini pun ditanggapi Menteri dalam Negeri Tjahjo Kumolo dengan mengirimkan tim untuk memeriksa kebenaran peristiwa tersebut.

“Tim dari kanwil sudah kami kirimkan ke sana untuk menanyakan pertimbangan kejadian itu apa, apa sudah menjadi ritual tahunan atau bagaimana,” kata Tjahjo.

Pernyataan tersebut diutarakan Tjahjo usai menghadiri rapat Asian Games 2018 di kantor Kemenko PMK, Jl Medan Merdeka Barat, Senin, 20 Februari 2017. Dikatakan oleh dia, seharusnya PNS Nias Selatan ciuman massal itu tak perlu untuk dilakukan.

“Meski itu sudah menjadi konsensus di Pemda, seharusnya untuk budaya timur itu tidak perlu dilakukan. Tiap daerah tentu punya tradisi masing-masing, tapi apakah hal yang personal harus seperti demikian,” tutur dia.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa PNS Nias Ciuman Massal itu telah menyebar sejak 14 Februari 2017 silam. Menurut informasi disebutkan bahwa seorang netizen mengunggah foto PNS Nias Ciuman Massal dalam rangka Hari Valentine.

Dari penelusuran, foto PNS Nias Selatan ciuman massal itu sendiri berasal dari akun resmi Humas Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Disebutkan bahwa PNS Nias Ciuman Massal itu merupakan pasangan suami istri, bukan sebagaimana berita miring yang berhembus.

Sebelumnya, berbagai macam cara dilakukan netizen saat merayakan Hari Valentine. Termasuk aksi yang dilakukan oleh para PNS Kabupaten Nias Selatan ini. Selain berbagi bunga, para PNS Nias Selatan ini pun menggelar aksi ciuman massal di muka umum.

Hal ini diketahui semenjak foto-foto aksi ciuman massal PNS Pemkab Nias Selatan diunggah oleh netizen bernama Triteria W. Saroemaha di media sosial, pada hari Selasa (14/2) lalu. Dalam unggahannya, Triteria menuliskan bahwa acara kejutan perayaan Valentine di Kantor Lingkungan Hidup, Kabupaten Nias Selatan, itu juga dihadiri oleh Bupati, dengan membagikan bunga kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Share.

Leave A Reply