Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Imbas Kebijakan Trump Larang Muslim, Bocah Cilik Ini Diborgol 5 Jam di Bandara
    Berita Internasional

    Imbas Kebijakan Trump Larang Muslim, Bocah Cilik Ini Diborgol 5 Jam di Bandara

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman31 Januari 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Bocah 5 Tahun Diborgol
    Bocah 5 Tahun Diborgol

    RANCAH POST – Tepat di Bandara Dulles, Washington, seorang bocah laki-laki berusia lima tahun diborgol selama 5 jam. Tak sendiri, bocah asal Maryland AS itu ditahan bersama dengan ratusan orang yang tiba di bandara tersebut dan harus menjalani pemeriksaan ketat sesuai dengan perintah eksekutif Trump perihal kebijakan imigran dari Timur Tengah dan Afrika.

    Senator Chris Van Hollen mengungkapkan pemborgolan yang dialami bocah tak berdosa tersebut. Bocah yang tidak disebutkan identitasnya itu harus merasakan kebijakan imigrasi yang diterapkan Donald Trump terhadap warga asing yang berasal dari tujuh negara Muslim di Afrika dan Timur Tengah.

    Van Hollen menuturkan, perlakuan terhadap anak kecil tersebut sangat keterlaluan. Bahkan ketika dirinya menelepon untuk mengetahui apakah anak itu sudah dibebaskan atau belum, pihak berwenang menolak untuk memberitahu dirinya.

    Berkenaan dengan pemborgolan bocah lima tahun selama lima jam yang tercatat sebagai warga Amerika Serikat itu, Gedung Putih pun buka suara bahwa anak kecil sekalipun bisa menjadi ancaman. “Adalah sesat dan keliru berasumsi bahwa hanya karena usia dan jenis kelamin seseorang tidak menimbulkan ancaman,” ujar Sean Spicer, juru bicara Gedung Putih, sebagaimana dilansir Daily Mirror, Selasa, 31 Januari 2017.

    Penyebab bocah itu harus menjalani pemborgolan dan pemeriksaan ketat dikarenakan ibunya kelahiran Iran, salah satu negara negara yang warganya dibatasi bahkan dilarang masuk ke Amerika Serikat.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.