Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Gara-Gara Shalat, Ratusan Karyawan Muslim Dipecat di Amerika Serikat
    Berita Internasional

    Gara-Gara Shalat, Ratusan Karyawan Muslim Dipecat di Amerika Serikat

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman6 Januari 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Karyawan Muslim Dipecat Gara gara Shalat
    Karyawan Muslim Dipecat Gara gara Shalat

    RANCAH POST – Islamophobia kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini Islamophobia dalam bentuk diskriminasi menimpa sekitar 200 karyawan muslim yang berstatus sebagai imigran asal Somalia. Mereka dipecat sepihak perusahaan pengepakan daging, Cargill Meat Solutions.

    Perusahaan yang berpusat di Colorado ini dikabarkan melakukan pemecatan terhadap 200 karyawan tersebut lantaran mereka sudah menggunakan tempat bekerja dan dinilai telah membuang waktu kerja karena melaksanakan shalat, sebagaimana dilansir Associated Press, Sabtu (1/1).

    Para pekerja pun bereaksi dan melakukan penolakan terhadap pemecatan tersebut. Dari penuturan karyawan tersebut, sebelumnya mereka selalu diizinkan untuk melaksanakan ibadah termasuk shalat, namun setelah masuk manajemen baru, kebijakan itu berubah.

    Namun hal ini dibantah pihak perusahaan yang memiliki 115 ribu karyawan dan tersebar di 68 negara bagian di AS. Perusahaan menilai ada kesalahan informasi mengenai kebijakan tersebut.

    “Karyawan tidak bisa kami akomodasi sepenuhnya, sebab dari mereka sebagian besar ada di bagian produksi yang menjadi tumpuan perusahaan. Tentunya kami harus memastikan kebutuhan konsumen terpenuhi,” ujar juru bicara perusahaan kepada media setempat.

    Sementara itu Jaylani Hussein, Juru bicara Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Colorado, menyebutkan pemecatan ini merupakan bentuk diskriminasi. Hussein menilai semua pekerja yang dipecat tersebut tidak pernah membuat masalah.

    ”Mereka hanya ingin beribadah sejenak dan melanjutkan pekerjaan setelahnya. Mereka juga ingin hak beribadah dikembalikan, sebab ibadah merupakan hal yang utama saat bekerja sekalipun,” kata Hussein.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.