Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Artikel & Opini»Makna Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
    Artikel & Opini

    Makna Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman23 Desember 20150
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Maulid Nabi 2
    Maulid Nabi 2

    RANCAH POST – Di Indonesia, besok (24/12), merupakan tanggal diperingatinya hari lahirnya Nabi Muhammad SAW atau yang dikenal dengan Maulid Nabi dan telah  menjadi rutinitas tiap tahunnya. Mulai dari istana hingga sudut mushala, seluruh lapisan masyarakat Islam memperingatinya.

    Oleh sebagian masyarakat, Maulid Nabi biasanya diperingati dengan membaca Al-Quran dan kisah teladan Nabi SAW sepanjang hidupnya. Ada pula yang memperingati Maulid Nabi dengan ceramah keagamaan.  Di Indonesia, beberapa peringatan Maulid Nabi memiliki ciri khas tersendiri. Di Jogjakarta misalnya, kita tahu ada  grebek maulid, di Surakarta dengan sekatennya, dan di Jawa Timur, tepatnya di Banyuwangi, dikenal dengan endog-endog’annya.

    Peringatan Maulid Nabi sejatinya bukan seremonial semata, ada beberapa makna yang bisa kita gali, di antaranya sebagai berikut:

    Pertama, nilai spiritual.

    Dengan adanya peringatan Maulid Nabi, akan menumbuhkan dan menambah kecintaan seorang Muslim terhadap Nabi Muhammad SAW. Kegembiraan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW merupakan cerminan rasa cinta dan penghormatan seorang Muslim terhadap nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam tersebut.

    Dengan peringatan Maulid Nabi, seorang Muslim dengan sendirinya akan ingat dengan perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Allah SWT dan malaikat-Nya sendiri telah memberi contoh kepada kita agar selalu bershalawat kepadanya. Dalam surat Al-Ahzab ayat 56 Allah SWT berfirman:

    Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

    Kedua, nilai moral.

    Dengan peringatan Maulid Nabi, seorang Muslim dapat mempraktikan sifat-sifat terpuji yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW. Dengan peringatan Maulid Nabi, seorang Muslim juga bisa memperoleh nasehat dari para ulama agar selalu berada dalam tuntunan dan bimbingan ajaran agama Islam.

    Ketiga, nilai sosial.

    Salah satu nilai sosial dalam peringatan Maulid Nabi adalah memuliakan dan memberikan jamuan kepada jamaah pengajian yang menghadiri pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya terhadap fakir miskin yang menghadiri pengajian tersebut. Tentunya hal ini merupakan wujud rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta, dan hal ini sangat dianjurkan oleh agama karena di dalamnya terdapat nilai sosial yang tinggi. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat  Al-Insan ayat 8-9 berikut ini:

    Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.

    Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

    Keempat, nilai persatuan.

    Dengan peringatan Maulid Nabi, setiap Muslim akan terjalin persaudaraannya dengan berkumpul bershalawat  maupun berdzikir bersama-sama.

    Dalam beberapa literatur, disebutkan bahwa Shalahuddin al-Ayyubi kala itu mengumpulkan umat islam untuk memperingati Maulid Nabi. Hal itu ia lakukan dengan tujuan mempererat kekuatan dan mempersatukan pasukan Islam di bawah komandonya dalam menghadapi tentara salib di bawah pimpinan Raja Richard, The Lion Heart.

    Dengan semangat memperingati Maulid Nabi, kita iringi pula dengan semangat untuk mengamalkan ajaran agama Islam dan tuntunan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a’lam.

    12 Rabiul Awwal Kajian Islami Maulid Nabi Nabi Muhammad SAW Salahuddin Al-Ayyubi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    15 Nama Lain Hari Kiamat Yang Ditentukan dan Tertulis dalam Al-Qur’an

    20 Mei 2024

    Manfaat Belajar Bahasa Inggris dan Cara Mempelajarinya

    1 Januari 2023

    Pengalaman Mencari Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang ke Indonesia Timur, Maluku dan Papua Terpercaya!

    25 Maret 2020
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.