Selasa, 27 Oktober 2020
Beranda Lifestyle Kesehatan Mengenal Jenis dan Penyebab Lemak dalam Darah (Kolesterol)

Mengenal Jenis dan Penyebab Lemak dalam Darah (Kolesterol)

RANCAH POSTLemak dalam darah adalah jenis lemak yang bisa ditemukan dalam darah yang terbentuk oleh hasil uraian dari makanan yang banyak mengandung lemak atau kolesterol yang dikonsumsi. Lemak darah terbentuk di dalam hati. Lemak dalam darah akan menjadi berbahaya jika melebihi kadar lemak normal dalam darah, seseorang akan dinyatakan sehat apabila kadar lemak dalam darah kurang dari 150 mg/dl.

Kadar lemak yang tinggi akan berakibat timbulnya penyakit. Penyebab penyakit lemak dalam darah masih belum dapat diketahui secara pasti, akan tetapi terdapat beberapa penyebab umum yang dapat memicu terjadinya penyakit lemak dalam darah yaitu faktor kegemukan (obesitas), terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi, sering minum alkohol, terdapat banyak asupan gula dalam tubuh, dan kurangnya berolahraga/bergerak.

Jenis lemak dalam darah atau biasanya terkenal dengan nama kolesterol adalah salah satu jenis lemak dalam darah. Kolesterol yaitu senyawa lemak kompleks yang 80% dihasilkan oleh organ hati (dalam tubuh) dan sisanya 20% dari zat makanan (luar tubuh) yang salah satunya berfungsi sebagai pembentuk dinding sel.

Adapun berikut ini jenis-jenis dari kolesterol.

Kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL)
Kolesterol LDL merupakan pembawa kolesterol terbesar di dalam darah. Kolesterol LDL mengangkut kolesterol ke seluruh tubuh baik untuk ditimbun maupun untuk memperbaiki membran sel. Namun tingginya jumlah LDL menyebabkan kolesterol mengendap di dalam arteri yang memasok makanan ke otak dan jantung. Kolesterol LDL merupakan faktor resiko utama penyakit jantung dan sering disebut sebagai kolesterol jahat.

Kolesterol High Density Lipoprotein (HDL)
Kolesterol HDL membawa kolesterol lebih sedikit dibanding LDL dan seringkali disebut sebagai kolesterol baik oleh sebab mampu membuang kelebihan jumlah kolesterol jahat dalam pembuluh darah arteri kembali ke dalam hati untuk diproses kemudian dibuang. Sedangkan fungsi HLD adalah sebagai pencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah (Aterosklerosis). Maka makin tinggi kadar kolesterol HDL makin rendah pula resiko terjadinya aterosklerosis. Lakukan olahraga secara teratur untuk meningkatkan kadar HDL.

Trigliserida
Trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah yang dibutuhkan tubuh untuk diubah menjadi energi. Trigliserida adalah substansi yang terbentuk dari gliserol yang kemudian mengikat gugusan asam lemak. Dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, maka secara otomatis akan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah dan cenderung akan meningkatkan jumlah kolesterol. Para ahli menegaskan bahwa tingginya kadar trigliserida dalam darah menjadi faktor resiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke.

Pola makan yang buruk merupakan salah satu penyebab masalah lemak dalam darah tinggi. Dengan memperbaiki pola makan agar lebih baik maka hal ini akan membantu menurunkan kolesterol jahat. Sebaiknya sebelum mengkonsumsi obat-obatan penurun kolesterol alangkah baiknya untuk memeriksakan terlebih dahulu ke dokter agar tahu kadar normal kolesterol di dalam tubuh. Biasakan untuk menjaga pola makan dan hidup sehat agar terhindar dari penyakit penyebab dari lemak dalam darah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

105,854FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,261PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan