RANCAH POST – Lolipop, KitKat, JellyBean, Ice Cream Sandwich dan lain sebagainya. Sadarkah anda, bahwa nama-nama dari versi Android tersebut diambil dari nama cemilan yang cukup populer? Tentu, siapa yang tidak sadar. Namun pernahkah anda memperhatikan, bahwa ternyata, penamaan ini mengacu pada urutan apabetis. Unik bukan.

Dan kini, publik kembali dikejutkan dengan wacana Google yang katanya akan merilis sebuah versi baru dari Android yang akan dinamai Android ‘M’. Yup, setelah L tentu harus M bukan?

Namun terlepas dari itu semua, selama bertahun-tahun (tepatnya sejak 2009 lalu), publik dibuat bingung oleh Google, dibuat penasaran, terkait arti dan sejarah dibalik penamaan versi Android yang diambil dari beragam makanan manis ini. Padahal sebelumnya, mereka menggunakan teknik penamaan yang cukup biasa.

Hal ini telah mengundang banyak pertanyaan dan rasa penasaran, dan selama bertahun-tahunn pula, Google diam dan tidak mau angkat bicara terkait persoalan ini. Sehingga publik malah membuat asumsi tersendiri terkait penamaan ini. Dimana salah satunya mengharapkan adanya seseorang dibalik penamaan versi Android ini.

Namun hal ini ternyata tidak benar dan dibantah oleh Google sendiri. Tepatnya pada tahun 2011 lalu, Randall Sarafa, Juru Bicara Google mengungkapkan, bahwa penamaan ini dimulai dari guyonan-guyonan para pekerja Google yang ketika itu tengah merancang Android 1.5 Cupcake. Dan siapa sangka, guyonan inilah yang justru kini menjadi ciri khas Google dan membawa nama Android melambung tinggi.

Selanjutnya, bertahun-tahun kemudian, ketika merilis Android KitKat, Google kembali angkat bicara. Raksasa teknologi ini mengatakan bahwa ‘penamaan dari makanan manis ini sendiri diambil karena Gadget itu sendiri adalah pemanis untuk kehidupan pengguna.’

Malahan, Codename KitKat ini sendiri pernah jadi cukup populer sekaligus kontroversial di kalangan pengguna. Karena untuk menggunakan nama ini, Google harus bekerja sama dengan Nestle, pemilik sah dari brand KitKat. Padahal mulanya, Google ingin menggunakan nama Key Lime Pie untuk Android v4.4. Namun hal ini dibatalkan, karena menurut Google, Key Lime Pie sendiri tidaklah terlalu populer, berbeda dengan KitKat.

Nah, dari semua penjelasan tersebut, mari kita ambil benang merah dari cerita dibalik penamaan Android ini. Mulanya, sistem penamaan berdasarkan cemilan manis ini datang dari guyonan-guyonan para karyawan Google, yang memaniskan suasana kerja di kantor Google. Yang selanjutnya tumbuh menjadi ciri khas tersendiri dari platform Android, yang akhirnya membawa platform satu ini sukses di pasaran. Dan penamaan inipun terus bertahan hingga saat ini.

GGoogle sendiri sejatinya bukanlah satu-satunya perusahaan yang menggunakan teknik penamaan alphabetikal unik ini. sebelumnya, Apple juga menggunakan penamaan alphabetikal dengan nama-nama kucing besar sebelum menggunakan nama OS X untuk platform PC miliknya. Seperti Puma, Snow Leopard, Lion dan lain sebagainya.

Nah, lalu bagaimana Android akan menamai platformnya setelah ia sampai di huruf Z? Itu lain lagi ceritanya, dan akan kita bahas di lain waktu pula. Sekarang mari kita nikmati saja, asiknya menerka makanan apa lagi yang akan digunakan Android pada produknya. Terlebih dengan Android ‘M’ yang tengah ramai dibincangkan saat ini.

Share.

Leave A Reply