Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kanker Payudara Bukan Hanya Terdeteksi dari Benjolan
    Kesehatan

    Kanker Payudara Bukan Hanya Terdeteksi dari Benjolan

    Maylani Tri HutamiMaylani Tri Hutami14 Oktober 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Penyebab Kanker Payudara
    Penyebab Kanker Payudara

    RANCAH POST – Kanker Payudara bukan hanya terdeteksi benjolan, saat melakukan pemeriksaan payudara sendiri tidak teraba adanya benjolan, bukan berarti seseorang dinyatakan bebas kanker payudara. Itu dikarenakan pemeriksaan dilakukan oleh orang yang kurang terampil, benjolan-benjolan kecil mungkin tidak terdeteksi.

    “Lagi pula manifestasi kanker payudara sudah dapat terlihat meskipun belum ada benjolan pada payudara,” ujar dokter pakar kanker payudara, Alfiah Amiruddin, dalam sebuah talk show bertajuk “Support Pinktober – Show that you care”, beberapa waktu lalu di Jakarta.

    Saat pemeriksaan dilakukan dengan rabaan, manifestasi kanker payudara yang belum berupa benjolan tidak dapat terdeteksi. Berbeda halnya saat pemeriksaan dilakukan dengan teknik yang lebih lanjut, misalnya dengan mamografi. Dengan mamografi yang dilakukan secara rutin, pengapuran kecil pada payudara yang merupakan cikal bakal kanker payudara akan dapat terdeteksi.

    Dengan kata lain, pemeriksaan dengan mamografi dapat mendeteksi kanker payudara dalam stadium yang lebih dini. “Padahal semakin dini sebuah kanker terdeteksi, semakin besar kemungkinannya untuk sembuh,” tandas Alfi.

    Selain menggunakan mamogram, deteksi dini kanker payudara juga dapat dilakukan dengan menggunakan ultrasonografi (USG). Pemeriksaan ini lebih disarankan dilakukan oleh seseorang yang usianya di bawah 40 tahun karena struktur payudaranya masih padat. Bila Sadari dilakukan setiap bulan satu minggu setelah menstruasi, maka baik mamografi maupun USG dilakukan setiap satu tahun sekali atau dua tahun tahun sekali, tergantung dari besar kecilnya risiko seseorang terkena kanker payudara.

    Kanker Payudara Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Maylani Tri Hutami
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Fashionista, modist, suka menulis terutama tentang selebriti, musik dan fashion.

    Related Posts

    Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Kulit Pada Lansia

    29 Maret 2024

    6 Aplikasi Kebugaran Gratis untuk Smartphone Android

    19 Juni 2023

    7 Suplemen Penurun Kolesterol di Apotik, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

    5 Januari 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.