RANCAH POST – Mie instant kini seolah menjadi makanan pokok sehari-hari di sebagian negara. Rasanya yang enak dan praktis dan cepat, membuat  mie instant menjadi primadona di dapur setiap rumah. Tapi untuk alasan kesehatan kesehatan, sebaiknya Anda tidak terlalu sering makan mie instant.

Sebuah penelitian yang dilakukan Consumer Education & Research Society (CER) menunjukkan bahwa beberapa mie instant tidak memiliki nilai gizi sama sekali atau sangat buruk. Dari 15 mie instant dari berbagai negara, diketahui bahwa mie instant masih menjadi makanan praktis yang tinggi sodium, lemak dan karbohidrat.

“Beberapa temuan umum pada mie instant masih dijumpai, yaitu tingginya garam natrium, kadar serat rendah secara siginifikan, jumlah lemak yang tinggi dan faktor mengejutkan,” ujar salah satu peneliti CER.

Data menunjukkan bawa rata-rata seseorang mengonsumsi mie instant lebih dari sekali dalam dua minggu. Menghindari makan mie instant rasanya tidak mungkin, karena itulah, CER memberikan panduan agar mengonsumsi mie instant lebih sehat.

  1. Seperti yang sudah dijelaskan, mie instant hanya memiliki sangat sedikit nilai gizi. Hindari sebisa mungkin, jika tidak bisa, kurangi jumlah konsumsinya. Batasi 10 hari sekali atau setidaknya seminggu sekali saja.
  2. Selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa mie instant, jangan pernah memasak jika sudah melewati batasnya.
  3. Menambahkan bahan alami lain seperti telur, sayuran, ayam, daging udang dan sebagainya dapat meningkatkan nilai gizi mie instant.
  4. Sebaiknya tidak mengonsumsi mie instant dengan nasi, karena perpaduan karbohidrat akan menambah asupan kalori dan gula dalam darah.
  5. Jumlah garam dan MSG yang sangat banyak dalam mie instant terdapat dalam bumbunya, akan lebih baik jika Anda hanya memakai separuh bumbu. Agar tetap enak, tambahkan bumbu alami lain seperti bawang merah, bawang putih, merica, dsb.
  6. Wanita hamil dan balita sebaiknya tidak mengonsumsi mie instant sama sekali. Jumlah MSG yang sangat banyak dan penambah rasa INS 621 harus dihindari ibu hamil dan balita. Jika Anda ingin makan mie, buatlah sendiri dari mie kuning homemade dan memakai bumbu-bumbu alami.

Itulah beberapa saran yang diberikan ilmuwan dari CER. Mie instant memang enak dan praktis, namun segala yang berlebihan tidaklah baik. Batasi konsumsinya dan perbanyak mengonsumsi makanan alami lain.

Share.

Leave A Reply