Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Indonesia Tidak Setuju Crimea Bergabung ke Rusia
    Berita Internasional

    Indonesia Tidak Setuju Crimea Bergabung ke Rusia

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa20 Maret 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    rusia and crimea
    rusia and crimea

    RANCAH POST – Pernyataan tidak setujunya Indonesia dengan bergabungnya Crimea ke Rusia di lontarkan langsung oleh Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa. Hal tersebut dikarenakan keputusan itu diambil secara sepihak, tanpa ada kesepakatan dengan negara induk yakni Ukraina.

    “Pemisahan Cremea dan Ukraina itu kan secara sepihak, unilateral. Satu kelompok manusia memisahkan diri. Itu tidak bisa kita terima,” katanya di kantor presiden, Rabu (19/3/2014).

    Ia mengatakan Indonesia selalu mengedepankan prinsip kedaulatan negara dan mengedepankan prinsip integritas wilayah suatu negara. Indonesia, lanjutnya, juga menjunjung tinggi prinsip kedaulatan dan keutuhan wilayah. Artinya, Indonesia tidak bisa menerima pemisahan wilayah apapun sehingga mengganggu keutuhan wilayah trsebut.

    Kalaupun ada pemisahan negara, maka harus berdasarkan dan sesuai kesepakatan negara induknya. “Kita tidak bisa menerima langkah apa pun juga yang melanggar kedaulatan dan keutuhan wilayah dari Ukraina,” katanya.

    Marty mencontohkan, Indonesia bisa memberikan dukungan ketika pemisahan negara terjadi atas dasar kesepakatan. Ketika Sudan Selatan memisahkan dari Sudan dan menjadi negara merdeka, Indonesia langsung mendukung karena pemisahan tersebut berdasarkan kesepakatan negara induknya. Begitu pula ketika Serbia dan Monte Negro memisahkan diri, Indonesia juga mendukung karena didasarkan kesepakatan.

    Dukungan itu tidak terjadi kepada Crimea yang bergabung dengan Rusia karena tidak ada kesepakatan dengan Ukraina. “Secara langsung, pengaruhnya sangat penting. Sangat membawa dampak pada suasana hubungan antara Rusia dan negara lain seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa dan tentu akan membawa dampak kepada berbagai belahan dunia kalau dibiarkan semakin memburuk,” katanya.

    Ia juga menyinggung tentang sikap Indonesia yang mengedepankan prinsip penghormatan dan demokrasi serta kepatuhan terhadap konstitusi. Indonesia, lanjutnya, tidak ingin melihat perubahan pemerintahan yang sebenarnya terpilih secara sah melalui pemilu digulingkan melalui aksi demonstrasi yang tidak konstitusional.

    Crimea Indonesia Internasional RUSIA
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Go Internasional! Lagu Ciptaan Aldi Taher Untuk Messi Diunggah Akun Resmi FIFA

    15 Juni 2023

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.