Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Travel»Kurang Promosi, Wisata Syariah di Indonesia Tersendat
    Travel

    Kurang Promosi, Wisata Syariah di Indonesia Tersendat

    Wawa WahyudinWawa Wahyudin31 Oktober 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Wisata Syariah
    Wisata Syariah

    RANCAH POST – Indonesia sebenarnya sudah lama bisa menjadi destinasi wisata syariah, seperti Malaysia atau negara-negara Timur Tengah. Sayang, kurangnya promosi dari pelaku industri wisata menyebabkan perkembangan wisata syariah tersendat.

    Kementerian Parisiwata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan wisata syariah di Indonesia dengan tujuan menjadikan Indonesia destinasi yang ramah bagi turis Muslim. Bukan hanya destinasi wisata, fasilitas yang menunjangnya harus sesuai standar halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    Wisata syariah perlu dilakukan dan digerakkan pada agen-agen wisata agar bisa membawa wisatawan Muslim ke tempat yang ramah dan sesuai syariah agama. “Misalnya saja, kalau mau wisata pantai bukan ke Kuta Bali, tapi Kuta Lombok yang budaya sekitarnya menerapkan budaya Islam,” kata Esthy Reko Astuti, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf, usai pembukaan Global Halal Forum di Jakarta, baru-baru ini.

    Kemenparekraf pun akan melakukan pelatihan dan sosialisasi mengenai wisata syariah pada empat jenis usaha pariwisata, yaitu hotel, restoran, biro perjalanan, dan Spa. Inilah yang menurutnya masih perlu diperbaiki di Indonesia, bagaimana sikap pelaku industri pariwisata terhadap wisata syariah.

    “Indonesia sudah punya lingkungan yang tepat sebagai destinasi wisata Muslim, namun kurang kesadaran dari pelaku industri untuk menjual wisata syariah sebagai produk,” sahut Lukmanul Hakim, Direktur LPPOM MUI, pada kesempatan sama.

    Salah satu yang bisa dipromosikan, menurutnya, adalah Sumatra Barat, yang memang menganut budaya Islam. “Ini yang perlu dikembangkan, budaya seperti ini untuk wisata syariah,” tukas Luman.

    Liburan Travel Traveling
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Wawa Wahyudin
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Mutual Respect...!!!!!

    Related Posts

    Danau Batur dengan Keindahan Bagai Taman Surga

    9 Mei 2020

    6 Tempat Wisata di Malang Paling Terkenal dan Banyak Dikunjungi

    16 Februari 2020

    6 Tempat Wisata di Banten Seru Selain Pantai Anyer

    26 Januari 2020
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.