Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Kronologi Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin, Berawal dari ini
    Berita Nasional

    Kronologi Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin, Berawal dari ini

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa2 Agustus 20220
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Kronologi Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin Berawal dari ini
    Pesulap Merah dan Gus Samsudin. (IST/NET)

    Berita Nasional, RANCAH POST – Pesulap Merah atau yang bernama asli Marcel Radhival sedang terlibat perseteruan dengan ahli spiritual Gus Samsudin Jadab.

    Pesulap Merah pun menceritakan kronologi ia terlibat perseteruan dengan Gus Samsudin ketika menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.

    Ia pun memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar bahwa ia sempat dipukul orang dari padepokan Gus Samsudin.

    “Digebukin katanya?,” tanya Deddy Corbuzier dikutip dari Suara.com.

    “Enggak sampai digebukin,” jawab pesulap merah.

    Lebih lanjut, Pesulap Merah pun membeberkan keributan yang terjadi di depan padepokan Nur Dzat Sejati, milik Gus Samsudin. Diketahui kini padepokan tersebut sudah ditutup.

    Awalnya, Pesulap Merah menyambangi tempat praktik Gus Samsudin di Blitar, Jawa Timur, secara baik-baik untuk membuktikan trik-trik tertentu yang dilakukan sang supranatural.

    Pesulap Merah mengatakan, saat itu ia membongkar trik membakar tisu Gus Samsudin.

    “Awalanya konten-konten trik rahasia dukun, salah satu yang dibongkar trik Mas Udin bakar tisu tanpa api. Kalau pesulap yang praktekin ah itu trik itu boongan, tapi kalau orang yang pakai baju berkedok agama, dianggapnya itu ilmu kulhu geni,” ucap Pesulap Merah.

    Video reaction yang dibuat Pesulap Merah terkait hal itu pun langsung ditanggapi Gus Samsudin dengan menantang dia untuk dayang ke Blitar.

    “Jangan berani ngomong di youtube. Kalau berani  sinidatang ke padepokan. Demi Allah enggak akan saya usir. Datang ke sini, mau perang monggo. Mau datang baik-baik monggo,” kata Pesulap Merah menirukan omongan Samsuddin.

    Pesulap Merah akhirnya datang ke Blitar untuk meminta penjelasan Gus Samsudin. Namun, kedatangan Pesulap Merah justru dihadang oleh kuasa hukum Gus Samsudin di depan padepokan.

    “Saya pikir itu diundang untuk pembuktian dan lainnya, saya datangi lah kemarin itu. Pas saya datangi eh ternyata sampai depan padepokan malah dihadang sama pengacaranya,” kata Pesulap Merah.

    Akan tetapi, ia malah mendapat sambutan tidak menyenangkan saat datang ke padepokan Nur Dzat Sejati. Pesulap Merah sudah izin ke satpam untuk bertemu Gus Samsudin, namun ia tetap dihalangi.

    “Di dalam padepokan kan enggak boleh nyalain kamera, saya nunggu di depan. Lama menunggu baru datang pengacaranya, ketika pengacara datang inilah awal rusuhnya” ucapnya.

    “(Pengacara bilang) kamu ngapain ke sini kok enggak bilang-bilang, padahal saya sudah kontak tapi enggak dibalas. Malah pernah pengacaranya kontak saya ngancam mau penjarain, katanya ini pencemaran nama baik,” sambungnya.

    Pesulap Merah tak takut dengan hal itu, ia justru menantang untuk melaporkan karena merasa tidak ada pencemaran nama baik yang dilakukannya.

    Ia menegaskan tujuannya membongkar trik-trik dukun atau ahli supranatural adalah demi kebaikan bersama.

    “Kalau pun dia bawa ke hukum silakan saya bilang gitu, karena menurut saya tidak menyalahi hukum, enggak jelek-jelekin (Gus Samsudin), di situ (video beredar) saya reaction doang. Kalau ini tidak diduitkan mungkin bisa membantu pasien, kepercayaannya kan seolah dia yakin disantet. Tapi kalau (Gus Samsudin) ngeduitin baru penipuan,” tuturnya.

    Buntut kasus ini, padepokan Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur didemo warga yang merasa ditipu dengan pengobatan/rukyah yang dilakukan Samsudin.

    BACA JUGA: Mas Bechi, Anak Kiai Jombang yang Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati Akhirnya Menyerahkan Diri

    Mereka mendesak padepokan ditutup. Video warga menggeruduk padepokan Gus Samsudin pun viral di media sosial.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.