Sosial Media, RANCAH POST – Kejadian nahas menimpa seorang bocah berinisial DA di Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang jari tangannya hancur akibat terkena ledakan petasan pada Minggu, 24 April 2022.

Detik-detik usai tangan bocah berusia 9 tahun itu hancur karena terkena petasan sempat direkam warga yang berada di lokasi. Videonya kemudian viral di media sosial salah satunya setelah diunggah oleh akun Instagram @andreli_48.

“Inilah kenapa mercon/petasan dilarang. Minggu 24/4/22 Salah satu anak di kromosari kediri menjadi korban mercon hingga jari tangan kanan hancur

Tetap hati-hati jangan sesekali main petasan karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahan.

Dalam video tersebut awalnya terlihat puluhan warga berkerumun di sebuah lokasi. Beberapa anak-anak juga anak yang menyalakkan petasan.

Namun tiba-tiba para warga heboh dan panik karena ada seorang bocah yang terkena ledakan petasan di tangannya hingga jari tangannya hancur.

Terlihat tangan si bocah sudah berlumuran darah, meski begitu ia masih tetap tenang dan tidak menangis. Setelah itu, si bocah tampak hendak pulang sambil menuntun sepedanya.

Namun beberapa memintanya untuk tidak pulang sendirian karena kondisi jari tangannya yang terluka. Warga pun tampak mengantarnya dengan menggunakan sepeda motor.

Diketahui saat ini ia sudah dibawah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kasus tersebut juga tengah ditangani Polsek Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Tangkapan Layar Unggahan Video Bocah Terkena Ledakan Petasan
Tangkapan Layar Unggahan Video Bocah Terkena Ledakan Petasan. (IST)

Dikutip dari Merdeka.com, Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budhi menjelasakan kronologi bocah berinisial DA yang tinggal Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri itu bisa terkena petasan.

Awalnya, kata Iwan, DA berangkat dari rumahnya mengendarai sepeda tanpa pamit kepada kedua orang tuanya untuk pergi jalan-jalan setelah makan sahur.

Kemudian, di Jalan Kromosari, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, DA melihat ada orang yang sedang menyulut petasan. Ketika disulut, petasan ternyata tidak meledak.

Lalu DA menendang dan mengambilnya menggnunakan tangan kanan. Tak disangka, setelah diambil petasan tersebut langsung meledak. Akibatnya jari tangan kanan korban hancur.

Aparat Polsek Ngadiluwih yang menerima laporan dari masyarakat terkait kasus ini langsung bertindak memeriksa sejumlah saksi.

Ia meminta keterangan mengenai kepemilikan petasan tersebut. Dengan adanya kejadian ini, polisi menghimbau agar warga berhati-hati dan tidak bermain petasan karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Hal yang sama disampaikan warganet di kolom komentar unggahan video yang menayangkan kejadian bocah terkena ledakan petasan.

abah_ipinnn, “Petasan kalo di mainkan sesuai intruksi nya, yang terdapat pada kemasan, bisa terhindar dari bahaya, tapi lebih baiknye sihh jgn maen petasan.”

titinsetianingsi, “Astaghfirullah. . Saya wanti2 dr kecil anak2ku gak boleh maen mercon.”

canada19911991, “Sudah tau dilarang masih saja pada beli dan maen petasan, ndableg sih.!”

BACA JUGA: Duh! Lari Usai Nyalakan Petasan di Jalan, Pemuda ini Berakhir Tertabrak Motor

lamputerang_id, “Ya Allah kasian tuh adik nya ., masa depan masih panjang ., semoga lekas sembuh dan tidak terjadi hal yg fatal.”

Share.

Leave A Reply