Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Sederet Fakta Kolonel Priyanto, Dalang Pembuangan Jasad Sejoli Handi-Salsabila ke Sungai Serayu
    Berita Nasional

    Sederet Fakta Kolonel Priyanto, Dalang Pembuangan Jasad Sejoli Handi-Salsabila ke Sungai Serayu

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa27 Desember 20210
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Sederet Fakta Kolonel Priyanto Dalang Pembuangan Jasad Sejoli ke Sungai Serayu
    Foto Oknum TNI AD Pelaku Tabrak Lari di Nagreg. (IST/NET)

    Berita Nasional, RANCAH POST – Publik sampai saat ini masih ramai memperbincangkan kasus kecelakaan dan pembuangan jasad dua sejoli bernama Handi Saputra (18) dan Salsabila (14), pada 8 Desember 2021 lalu, di Sungai Serayu, Banyumas.

    Hal itu lantaran para pelakunya ternyata merupakan oknum anggota TNI AD. Mereka adalah Kolonel Infanteri Priyanto, Kopral Dua (Kopda) Andreas Dwi Atmoko dan Kopda Ahmad Sholeh.

    Kolonel Priyanto-lah yang diduga sebagai dalang dari perbuatan keji itu. Ia diduga sebagai otak pembuangan jasad sejoli yang tertabrak oleh mobil yang ia dan dua oknum TNI AD tersebut tumpangi dari Jakarta ketika melintas di wilayah Nagreg, Kabupaten, Bandung, Rabu 8 Desember 2021.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini berbagai fakta terkait sosok Kolonel Infanteri Priyanto.

    Dinas di Gorontalo

    Saat kejadian tersebut, Kolonel Priyanto bertugas di Korem Gorontalo atau Korem 133 Nani Wartabone. Mako Korem 133/NWB berkedudukan di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

    Korem 133 NWB merupakan satuan Teritorial yang berada di bawah kendali Kodam XIII Merdeka di Manado.

    Ia yang merupakan lulusan Akademi Militer pada 1994 itu memiliki jabatan Kasi Intel Korem 133 / Nani Wartabone sejak Juni 2020.

    Perjalanan bertemu keluarga

    Sejak 3 Desember 2021, Kolonel Priyanto ditugaskan untuk melakukan perjalanan dinas ke Jakarta untuk mengikuti evaluasi di bidang Intel. Kegiatan tersebut berlangsung pada 6-7 Desember 2021.

    Setelahnya, pada 8 Desember pagi, ia berangkat dari Jakarta menuju Jawa Tengah untuk bertemu dengan keluarganya dengan menaiki mobil Isuzu Panther warna hitam.

    Dan pada sore harinya pun insiden kecelakaan itu terjadi. Saat kejadian, ia sedang bersama dua oknum TNI AD lainnya, yakni Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Kopda Ahmad Sholeh.

    Tabrak pemotor

    Pada 8 Desember sore, terjadilah kecelakaan tersebut. Sata mengemudikan mobil di daerah Limbangan, salah satu Kopda terkejut dengan adanya motor yang dikendarai oleh Hendi dan pacarnya, Salsabila dari arah berlawanan.

    Setelahnya, truk langsung menabrak mobil truk hingga korban terpental di aspal dan masuk ke kolong mobil. Kedua korba sempat diangkat ke pinggir jalan, sebelum kemudian Priyanto memerintahkan dua rekannya untuk memasukkan korban ke mobil.

    Mereka berdalih akan membawa kedua korban ke rumah sakit terdekat. Namun saat dicari ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas oleh pihak keluarga korban, Handi dan Salsabila tidak ditemukan.

    Priyanto tolak saran membawa korban ke rumah sakit

    Ketika di perjalanan, salah satu Kopda menyarankan untuk membawa jasad dua sejoli korban kecelakaan itu ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

    Akan tetapi, saran itu jutsru ditolek oleh Priyanto. Setelah ini ia juga langsung mengambil alih kemudi. Mobil pun terus melaju, sampai saat tiba di wilayah Cilacap, Priyanto memutuskan untuk membuang kedua korban di Sungai Serayu.

    Setelah kejadian ini, Priyanto menginstruksikan dua anak buahnya untuk tidak menceritakan kejadian ini kepada siapapun.

    Diketahui jenazah kedua korban akhirnya ditemukan di dua titik berbeda di sepanjang Sungai Serayu yang masuk wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu 11 Desember 2021.

    Tiba di rumah masing-masing

    Usai membuang jenazah Handi dan Salsabila, ketiga oknum TNI AD itu tiba di rumah masing-masing bertemu keluarganya.

    Bahkan ketika kembali ke satuan tugasnya, Priyanto tetap bungkam dan beraktivitas seperti biasanya. Ia tidak melaporkan kejadian yang dialaminya ke Komandan Satuan, Danrem 133/NarWB.

    Kasus terungkap berkat foto

    Kasus kecelakaan dan pembuangan jenazah sejoli yang melibatkan Kolonel Priyanto dan dua anak buahnya terungkap berkat foto warga.

    Ketika kejadian, seseorang sempat mengabadikan momen ketika pelaku mengangkat korban ke dalam mobil Isuzu Panther hitam. Warga di lokasi dilarang ikut membantu menangani insiden kecelakaan itu. Kini foto tersebut pun viral di media sosial.

    BACA JUGA: Anggota TNI dan Istri Meninggal Usai Jatuh dari Hotel di Puncak Bogor, Diduga Bunuh Diri

    Tanggapan Panglima TNI Jenderal Andika

    Kapuspen TNI Prantara Santosa menjelasakan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik Polisi Militer TNi dan TNI AD, serta Oditur Jenderal TNI untuk memproses Kolonel Priyanto dan dua anak buahnya secara hukum.

    Selain itu, ia juga menginstruksikan untuk memberi hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada tiga pelaku. Ketiganya dijerat pasal berlapis hingga terancam hukuman penjara seumur hidup.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.