Sosial Media, RANCAH POST – Seorang pria asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mendadak jadi sorotan usai mengaku telah disuntik vaksin Covid-19 sebanyak 16 kali.

Dalam video yang dibuatnya, pria yang mengaku bernama Abdul Rahim itu mengungkapkan bahwa dirinya sudah belasan kali menjalani suntik vaksin Covid-19.

Ya, ia melakukan hal tersebut untuk mendapatkan uang. Dirinya bisa disebut sebagai joki vaksin Covid-19. Menurutnya, ia bisa mendapat bayaran mulai dari Rp 100 hingga 800 ribu untuk sekali vaksin.

Pria yang tercatat sebagai warga Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan itu mengaku telah 16 kali disuntik vaksin untuk mewakili 14 orang pelanggannya.

“Saya Abdul Rahim, saya telah melakukan vaksinasi 14 orang. Adapun suntikan yang… Saya disuntikan (vaksin) 16 kali. Upah yang diberikan pada saya itu Rp 100 sampai 800,” ucap Abdul dalam video.

Sontak saja, video berdurasi singkat yang Abdul Rahim buat itu langsung menghebohkan media sosial. Sejumlah akun ramai me-repost video tersebut dan dibanjiri berbagai komentar dari warganet.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah akun Instagram @fakta.indo. Lihat videonya di sini.

ikhbalfajar_n, “Ini maksutnya gimana sih? Dia ngewakilin orang yng gamu di vaksin trus di bayar gtu ya ?”

rakahardiprawira, “Gokil kaga jd mutan lu bang berkalikali disuntik vaksin? Udh brp dosis tuh yg masuk kebadan, omicron jg jiper kayanya mau singgah ke badan lu😂”

hilmi_putra_sobari_, “Himpitan ekonomi, kalo ekonomi beliau bagus atau lumayan, beliau juga gak bakal mau ssperti itu.”

Melansir Detik.com, menurut pengakuan Abdul Rahim, uang yang diterimanya dari joki vaksin itu biasanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Hasilnya untuk makan dan kebutuhan sehari-hari, bayarannya tidak tentu, ada Rp 80 ribu, bahkan sampai Rp 800 ribu,” ucap Abdul saat dihadirkan di Mapolres Pinrang.

Ia sudah menjalani aksinya sebagai joki vaksin ini selama 3 bulan. Ketika menjadi joki vaksin, ia hanya perlu membawa KTP pasien ke lokasi vaksinasi.

Petugas tidak mengenalinya walau menggunakan KTP orang lain, terlebih lagi, ia datang menggunakan masker. Setelah belasan kali disuntik vaksin, Abdul mengaku hanya merasakan lemas. Sebelum dan sesudah vaksinasi, ia pun selalu minum air kelapa.

Lebih lanjut, Dinkes Kabupaten Pinrang, mengungkapkan kondisi kejiwaan Abdul, temuan sementara ia diduga adalah orang dalam gangguan jiwa atau ODGJ.

Hal itu berdasarkan pengakuan pihak keluarganya. Meksi begitu, pengakuan ini masih perlu pembuktian. Kini Dinkes Pinrang fokus untuk menyelidiki pengakuan pria yang ngaku telah disuntik vaksin 16 kali itu.

BACA JUGA: Dapat No HP dari Data Vaksin, Petugas Malah Chat Peserta Vaksinasi Wanita Untuk Kenalan

Diketahui kini aparat kepolisian telah menyerahkan Abdul Rahim ke Satgas setempat. Kini ia sudah diamankan oleh Satgas Covid-19.

Share.

Leave A Reply