Sosial Media, RANCAH POST – Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pegawai SPBU di Cipadung, Cibiru, Bandung, Jawa Barat marahi pedagang yang berjualan di sekitar SPBU pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

Sambil meletakkan kedua tangan di pinggang, pria tersebut tampak marah-marah, menantang, hingga melontarkan kalimat rasis.

Terdengar sejumlah orang yang berada di lokasi berusaha melerai percekcokan itu. Namun bukannya berhenti, percekcokan masih terus berlangsung.

“Udah dek, ini orang tua dek,” ucap seorang pria pada pegawai SPBU. Lihat videonya di sini.

Tak lama setelah video pegawai SPBU marahi pedagang itu viral, terungkap bahwa pegawai tersebut diketahui bernama Kenshi Dylla Army.

Kenshi pun menyampaikan permintaan maaf terkait hal yang dilakukannya. Video permintaan maafnya dibagikan oleh akun Instagram @bandungtalk pada Senin, 30 Agustus 2021.

Dalam video tersebut Kenshi meminta maaf, ia mengaku khilaf karena pada saat itu dirinya sedang emosi hingga membawa-bawa nama ras. Kenshi pun mengatakan ia takkan mengulangi perbuatannya lagi.

“Saya ingin meminta maaf atas kejadian kemarin yang sudah viral pada Sabtu. Itu saya terbawa emosi pada saat saya sedang melakukan tugas dan pada akhirnya membawa nama ras.

Saya minta maaf kepada semua orang yang merasa tersinggung atas perkataan saya dan saya tidak akan mengulanginya lagi,” ucap Kenshi.

Berdasarkan keterangan yang ditulis akun Instagram @bandungtalk, hal ini itu terjadi saat pegawai SPBU menegur pedagang yang merokok di sekitar area SPBU.

Pedagang itu kemudian ditegur oleh Kenshi, tapi sayangnya malah berujung percekcokan hingga ada kata-kata dari pegawai yang dianggap menyinggung.

“dimana awal mula kejadian salah seorang pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Pom Bensin Cipadung di tegur oleh karyawan Pom Bensin Cipadung karena merokok di sekitar area Pom Bensin sehingga terjadi perselisihan dan ada kata kata dari karyawan Pom Bensin yang dianggap menyinggung,” tulis akun Instagram @bandungtalk.

Kini, permasalahan tersebut pun telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak manajemen SPBU Cipadung juga sudah meminta maaf secara resmi atas kejadian tersebut.

“Pada hari Minggu tanggal 29 Agustus 2021 sekitar pukul 22.00 WIB, di Kantor RW 06 Komplek Manglayang Kel. Palasari Kec. Cibiru Kota Bandung, telah berlangsung Musyawarah Antara Pihak Manajemen Pom Bensin Cipadung dengan Perwakilan Suku Sunda serta pedagang kaki Lima yang ada di sekitar Pom Bensin Cipadung,” tulisnya lagi.

Menanggapi hal ini, warganet pun banyak yang menyebut kedua belah pihak yakni pegawai SPBU dan pedagang sama-sama salah. Lihat videonya di sini.

agungj616, “karyawan salah pedagang salah tp yg d sorot nya yg lbih tdk sopan dgn cara nya yg salah menegur ya d bnding yg tdk tau aturan udh tau pom bnsin ya jgn merokok klw udh d tegur malah kesinggung 😂”

nurlyamarlia, “Slah 2 nana to g nyudutkeun satu pihak krna tkng dgngna ngrko bsi khuruan… Slhna mejaanna emosi apa prtma y g d gubris udh ksh tw pan gtw g ad awl ps d video cma pas si krywan spbu y aja yg sosorongot video y yg mnyudutkn”

BACA JUGA: Isi Bensin 61 Liter di SPBU Bintaro, Pengemudi BMW Putih Malah Kabur Tanpa Membayar

superflycox, “Punten, itu yg merokok apakah sudah ditegur ? Cara akangnya sangat tidak tepat, tetapi akar permasalahannya jelas kok 😂”

Share.

Leave A Reply