Sosial Media, RANCAH POST – Publik dibuat geram dengan dugaan body shaming yang dialami oleh lifter Indonesia Nurul Akmal setibanya ia di Tanah Air.

Perlakuan kurang menyenangkan itu terjadi saat penyambutan kepulangan beberapa atlet dan ofisial dari Olimpiade Tokyo 2020 di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 4 Agustus 2021 malam.

Sebagaimana kita ketahui, Atlet asal Aceh, Nurul Akmal berhasil meraih posisi lima besar cavang angkat besi kelas +87 kilogram putri di Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam potongan video yang beredar di media sosial, terlihat Amel, sapaan Nurul Akmal muncul dalam sesi penyambutan dan mengambil karangan bunga.

Namun di momen tersebut ia mendapat celetukan yang sangat tidak mengenakan dari salah satu oknum yang hadir di acara penyambutan itu.

“Yang paling kurus,” teriak seseorang.

Tidak diketahui secara pasti siapa yang berteriak seperti itu kepada Amel. Namun yang jelas hal tersebut membuat banyak warganet murka.

Mereka berpendapat tidak seharusnya orang tersebut berteriak menyinggung soal bentuk tubuh sang atlet. Sontak saja, komentar kecaman terhadap oknum tersebut langsung bermunculan.

https://twitter.com/picture_play/status/1423105286554886146

@thaiteafremilt, “Padahal atlet angkat besi ngegemukkin badannya biar masuk kualifikasi juga. Kan ada kategorinya. Ga sembarangan gemuk Wajah tersenyum dengan air mata”

@tinywinybitchy, “Kan mereka ini atlet ya. Ngga mungkin lah bobot badannya sembarangan. Apalagi atlet kelas Olimpiade. Ada target berat badannya, minimal maksimal masa ini itunya berapa. Emang dasar ampas aja yang teriak dan suka body shamming. Lagian kenapa si sama bentuk badan sibuk banget dah.”

@hobiSAMBIT, “Heh tolong yaa itu yg teriak anda sudah menyumbangkan apa utk Indonesia utk negara ini, beban negara saja belagu! Gaterima saya org yg sudah mengharumkan nama bangsa dinilai hanya berdasar tubuhnya saja, sungguh kerdil dan sangat2 kuno wahai anda yg berteriak”

Melansir Detik.com, ketika dikonfirmasi, Nurul Akmal mengaku tidak menyadari terkait adanya dugaan perlakuan body shaming kepadanya.

Ia tahu karena dikirimi video oleh seseorang. Kendati begitu, ia menganggap hal tersebut sebagai candaan saja.

BACA JUGA: Live Tutorial Makeup, Wanita ini Malah Jadi Korban Body Shaming Netizen Julid

“Makanya, saya menganggap mungkin bercandaan saja. Walaupun kita tidak boleh body shaming, cuma kita anggap becanda saja. Enggak mau diperpanjang lagi, biarkan saja. Saya cuma mau fokus latihan dan meraih yang terbaik untuk ke depannya,” ucap Nurul.

Share.

Leave A Reply