Beranda Sosial Media Tanpa Jaga Jarak, Sejumlah Polisi di Tulungagung Asyik Dangdutan Bareng Biduan

Tanpa Jaga Jarak, Sejumlah Polisi di Tulungagung Asyik Dangdutan Bareng Biduan

0
Tanpa Jaga Jarak Sejumlah Polisi di Tulungagung Asyik Dangdutan Bareng Biduan
Polisi di Tulungagung Dangdutan Bareng Biduan. (IST/IG)

Sosial Media, RANCAH POST – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, petugas kepolisian terus aktif melakukan razia protokol kesehatan.

Mulai dari memberi sanksi pada mereka yang tak memakai masker hingga menyasar tempat-tempat orang yang suka berkerumun.

Akan tetapi, baru-baru ini warganet dibuat miris dan kecewa dengan aksi para polisi di Tulungagung yang terekam kamera asyik dangdutan.

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat beberapa anggota polisi tengah joget dengan diiringi musik dangdut.

Tampak juga ada seorang biduan yang mengenakan dress berwarna hitam sedang menyanyikan lagu berjudul Kandas yang dipopulerkan oleh Evie Tamala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, acara dangdutan yang dilakukan oleh anggota Polri itu ketika menggelar acara pisah sambut Kapolsek Gondang, Tulungagung, Jawa Timur.

Diketahui juga acara pisah sambut itu digelar pada 9 Agustus 2020 lalu namun baru viral di media sosial belakangan ini.

Kini, kejadian polisi di Tulungagung, Jawa Timur yang dangdutan saat pisah sambut Kapolsek Gondang itu tengah diselidiki lebih lanjut oleh Sie Propam Polda Jatim.

View this post on Instagram

Dalam video yang banyak menyebar melalui WhatsApp dan sejumlah media sosial itu, tampak sejumlah anggota polisi berpakaian dinas tengah asik joget sambil menyanyikan lagu "Kandas" bersama biduan. . Sementara itu di bagian belakang tampak spanduk bertuliskan "Pisah sambut Kapolsek Gondang dari AKP Siswanto, ke AKP Suwancono. . Beberapa polisi joget dangdut memakai masker, sedangkan sang biduan justru tidak memakai masker. Termasuk ada beberapa anggota yang menggunakan masker namun ada di dagu. . Dikonfirmasi terkait viralnya kejadian itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia belum memberikan respons. Sedangkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko enggan berkomentar banyak dan meminta wartawan untuk menunggu besok, Senin (5/10/2020). . "Sabar aja, besok, anak-anak lagi kerja kok, Bid Propam juga lagi kerja semua," kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (4/10/2020). . Video viral itu berlangsung 9 Agustus lalu, saat kegiatan pisah sambut kapolsek lama kepada yang baru. Namun video baru viral beberapa hari terakhir di berbagai media sosial maupun status WhatsApp. . Artikel: Detik.com

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Sementara itu, video polisi dangdutan itu sempat menjadi perbincangan hangat di dunia maya, dan banyak warganet yang berkomentar.

m_ihsanmus, “Katanya protokol kesehatan harus dijalankan, giliran ada yang dustak dustak eh di gas, yok bisa yok golput”

imranadeputra, “Tumpul keatas tajam kebawah,ketika Yg melarang malah melanggar disitulah rakyat mulai tidak percaya dengan Hukum,Jangan melanggar jika tak punya jabatan ~ Covid19”

enddhhajr_19, “persiapan sebuah kertas dan di lengkapi 1 buah meterai 6000 negara +62 paling alur cerita nya begitu” aja !!! pantas gak maju” yang mengayomi aja begitu gmn yg di bawa nya … 🤣 🤣 🤣 🤣”

andirsm.arisa, “Sumpah g etis banget kalian pak. Kalian yg razia masyarakat klw ada kerumunan dan melanggar protokol kesehatan, sekarang kalian yg melanggar.”

BACA JUGA: Viral Video Pengantin Pria Dihukum Push Up Polisi di Pelaminan, Ini Penyebabnya

rahim15071999, “Kalok yg kayak gini akhirnya cuman minta maaf, oke fix +62 emg pembodohan, semakin tinggi pangkat, semakin buta mata hati dan jiwanya buat sadar 😑”

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here