Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Kesehatan»5 Bahaya Sering Menahan Kentut
    Kesehatan

    5 Bahaya Sering Menahan Kentut

    Novi Siska UtariNovi Siska Utari23 Oktober 20190
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Bahaya Menahan Kentut
    Bahaya Menahan Kentut. (IST/NET)

    Jika terlalu sering menahan kentut ternyata dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda.

    Flatulensi adalah keluarnya gas melalui dubur akibat akumulasi gas di dalam perut, perisitiwa ini biasa disebut sebagai kentut atau buang angin.

    Saat angin tersebut keluar memang sering menimbulkan suara dan aroma yang cukup menyengat.

    Oleh sebab itu banyak orang lebih memilih untuk menahan dibandingkan untuk melepaskannya karena malu dan takut orang di sekitar merasa terganggu dengan bau tak sedap yang ditimbulkan.

    Akan tetapi, menahan kentut dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda. Kentut merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan gas yang menumpuk di dalam usus Anda.

    Penumpukan gas tersebut bisa terjadi diakibatkan karena mengonsumsi makanan dan minuman tertentu, maupun akibat proses kimiawi dalam tubuh.

    Berdasarkan keterangan dari seorang gastroenterologist, Dr. Michael Levitt, seseorang normalnya bisa buang angin sampai 10-20 kali dalam satu hari.

    Bahaya Menahan Kentut

    Jika Anda sering menahan kentut, beberapa bahaya berikut ini bisa jadi Anda alami.

    Wasir

    Terlalu sering menahan kentut dapat mengakibatkan wasir. Hal tersebut terjadi karena adanya gerakan yang berlebihan pada dubur ketika kita tidak melepaskan kentut.

    Gerakan tersebut dapat membuat otot-otot di dubur menjadi tegang dan bisa menjadi pemicu melebarnya pembuluh darah, sehingga terjadilah wasir.

    Perut kembung

    Buang angin merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan gas yang menumpuk di usus.

    Oleh sebab itu, jika Anda sering menahan buang angin, keluhan perut kembung mungkin saja Anda alami kapan saja.

    Seseorang yang mengalami perut kembung akibat terlalu sering menahan kentut, tentunya akan merasa tak nyaman karena akan merasa begah atau bersendawa.

    Infeksi diverticulosis

    Bahaya menahan kentut selanjutnya adalah bisa mengakibatkan infeksi diverculosis. Kondisi ini merupakan pembentukan kantung-kantung kecil pada lapisan usus besar.

    Kantung-kantung kecil atau disebut juga dengan divertikula ini terbentuk karena adanya peningkatan tekanan pada titik-titik lemah dari dinding usus oleh gas, cair atau limbah.

    Jika hal tersebut terjadi maka dapat menyebabkan sakit parah pada bagian perut, demam, mual maupun muntah-muntah, diare dan sembelit.

    Perintonitis

    Perintonitis ini salah satu bahaya yang dapat terjadi jika Anda sering menahan kentut. Peritonitis merupakan peradangan peritoneum, yakni jaringan yang melapisi dinding bagian dalam perut mencakup sebagian besar organ perut.

    Gangguan ini terjadi akibat infeksi dari bakteri maupun jamur. Seseorang yang mengalami kondisi ini bisa timbul gejala berupa kelelahan, demam tinggi, detak jantung meningkat, perut kembung, mual dan muntah, dan sembelit.

    Peritonitis merupakan kondisi yang gawat, jika kamu mengalami hal ini segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    Keracunan gas

    Salah satu unsur yang terdapat pada kentut adalah metana. Jika tidak dikeluarkan dari dalam tubuh Anda, seiring berjalannya waktu unsur ini jumlahnya akan terus bertambah hingga dapat berubah menjadi racun.

    Oleh sebab itu, menahan buang angin sering kali dikaitkan dengan kejadian keracunan. Akan tetapi, terkait keracunan gas akibat sering menahan buang masih diperdebatkan oleh para ahli.

    Kendati demikian tidak ada salahnya jika Anda tetap waspada akan bahaya tersebut. Karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

    Bagaimana, sudah tahu sekarang apakah saja bahaya menahan kentut? Tunggu apalagi, mulai sekarang tidak lagi untuk menahan buang angin agar terhindar dari bahaya tersebut.

    Jika merasa malu dengan suara dan bau yang ditimbulkan, Anda bisa mencari tempat aman yang tidak ada orang yang mendengar. Semoga bermanfaat.

    Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Novi Siska Utari
    • Website

    Related Posts

    Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Kulit Pada Lansia

    29 Maret 2024

    6 Aplikasi Kebugaran Gratis untuk Smartphone Android

    19 Juni 2023

    7 Suplemen Penurun Kolesterol di Apotik, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

    5 Januari 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.