Sebut Indonesia ‘Bangsa Tidak Tahu Terima Kasih’, Dokter Christopher Kwan Chen Lee Sebut Perempuan Layak Diperkosa

0
Sebut Indonesia Bangsa Tidak Tahu Terima Kasih Dokter Christopher Kwan Chen Lee Sebut Perempuan Layak Diperkosa
Christopher Kwan Chen Lee. (IST/NET)

RANCAH POST – Seorang dokter asal Singapura yang bekerja di sebuah rumah sakit yang ada di Melbourne Australia dipecat.

Dokter bernama Christopher Kwan Chen Lee itu dipecat karena berulang kali menyerukan pemerkosaan terhadap perempuan yang memang menurutnya layak untuk diperkosa.

Sebelumnya, karena terbukti melanggar profesionalisme dokter, Christopher Kwan Chen Lee sudah menjalani skors selama enam minggu pada bulan April.

Salah satu pelanggarannya adalah melontarkan komentar yang tidak pantas pada sebuah forum obrolan online yang ada di Singapura.

Komentar-komentar tak pantas itu kemudian mendapat kecaman yang luas dari rekan seprofesinya. Dalam forum itu dia memang dikenal sangat aktif, bahkan ia menyebut dirinya sebagai dokter kampung.

Komentar tak pantasnya itu kemudian dijadikan salah satu bukti persidangan AHPRA (Badan Regulasi Praktisi Kesehatan Australia).

“Beberapa perempuan layak diperkosa, wanita lajang yang congkak cocok diperkosa,” kata Lee dalam salah satu komentarnya.

Sejatinya skorsing Lee akan berakhir pada 11 Juni, namun AHPRA kemudian mengelurkan putusan bahwa skorsingnya dilanjutkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan dan mulai efektif diberlakukan pada Kamis kemarin.

“Kami ambil tindakan ini untuk kepentingan publik, agar profesi medis tetap terjaga kepercayaannya,” demikian kata AHPRA.

Dr Julian Rait, Ketua Australian Medical Association (AMA) di Victoria mengatakan, tidak ada tempat dalam profesi medis sikap yang membenarkan kekerasan terhadap perempuan.

Tahun 2018, Dokter Christopher Kwan Chen Lee pernah mendapat teguran karena mengakses rekam medis puluhan pasien tanpa persetujuan.

Di tahun yang sama, pada bulan September, dalam forum online tentang tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah ia mengatakan ‘Jangan repot-repot membantu bangsa yang tidak tahu terima kasih itu’.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here