Potret Biksu Bantu Pria Berpeci Wudhu Viral di Media Sosial

Potret Biksu Bantu Pria Berpeci Wudhu Viral di Media Sosial
Potret Biksu Bantu Pria Berpeci Wudhu Viral di Media Sosial

RANCAH POST – Penampakan foto yang memperlihatkan dua orang pria yang berbeda keyakinan mendadak viral di media sosial.

Foto itu adalah foto di mana seorang biksu membantu seorang pria yang mengenakan peci mengambil air wudhu.

Biksu yang mengenakan jubah berwarna oranye itu terlihat menuangkan air dari dalam ember di hadapan pria yang tengah membasuh muka dan kakinya tersebut.

Di media sosial semisal Twitter, foto biksu bantu pria melakukan wudhu itu diunggah oleh akun @billykhaerudin.

Meski mengakui bahwa foto itu bukan ia yang punya, akun @billykhaerudin mengatakan bahwa penampakan dalam foto tersebut sangat bagus.

“Ga tahu foto siapa ini, tapi bagus banget,” tulisnya, 4 Februari 2019.

Meski demikian, unggahan akun @billykhaerudin itu viral dan disukai oleh 10 ribu orang dan sudah di re-tweet hingga 7 ribu kali.

Netizen pun ramai-ramai mengomentari foto tersebut.

@Zeylina_sera: “Kakak sepupuku katolik dan aku muslim…kita juga saling menghormati satu sama lain. Aku anterin dia ke gereja nungguin Sampek selesai 😊”

@KLuntungan: “Walaupun ini foto tanpa caption, aura nya sangat adem. Sa suka dgn foto macam ini, krn akhir2 ini orang cenderung lebih takut sama agama dari pada Tuhan.”

@ArieSondang: “Bagus banget, coba kita rukun, damai, yg biksu nyuruh (welas asih) yg pendeta (dgn kasih nya) yg kiai, ulama, habib dgn rohman rohimnya (kasih sayangnya) urusan agama apa itu urusan Tuhan, kita mah urusanya, saling tolong, jgn iri dengki, jgn nyopet, jgn korupsi, nyolong, nipu,..”

Sementara itu sebagaimana dihimpun, foto biksu bantu ambilkan air wudhu untuk seorang Muslim itu merupakan jepretan Ivan Mardiansyah, pria yang bekerja untuk Lombok Pos.

BACA JUGAVIRAL Ucapan Selamat Puasa dari Gadis Nasrani di Gereja, Netizen: Indahnya Toleransi

“Foto tersebut diambil untuk memperlihatkan toleransi dan mengyingkirkan intoleran dari Indonesia,” ujar Ivan.

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama