Ini Kronologis Pemuda Hancurkan Motor Saat Kedapatan Melanggar, Kekasih Nyaris Tertimpa Bodi Motor

Ini Kronologis Pemuda Hancurkan Motor Saat Kedapatan Melanggar Kekasih Nyaris Tertimpa Bodi Motor
Ini Kronologis Pemuda Hancurkan Motor Saat Kedapatan Melanggar Kekasih Nyaris Tertimpa Bodi Motor

RANCAH POST – Tak terima ditilang polisi karena melakukan pelanggaran, Adi Saputra mengamuk dan menghancurkan motornya.

Pemuda berusia 22 tahun asal Lampung itu nekat membantingkan dan menghancurkan motornya Kamis (7/2/2019) pagi tadi di kawasan BSD Serpong Tangerang Selatan.

Sebelum kejadian pemuda hancurkan motor berlangsung, anggota Satlantas Polres Tangsel Bripka Oky menghentikannya karena kedapatan melanggar.

“Anggota kami berusaha menghentikan pelanggar yang hendak melawan arus karena menghindari petugas yang sedang mengatur lalu lintas di putaran Pasar Modern BSD,” terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.

Mendapati hal itu, Bripka Oky melakukan penilangan. Namun hal itu tidak diterima oleh Adi dan memilih menghancurkan motornya.

Kejadian warga hancurkan motor di kawasan BSD Serpong itu sempat direkam dan viral di media sosial.

Dalam video itu, seorang wanita yang disebut sebagai kekasihnya terlihat menangis histeris dengan perbutan Adi.

Bahkan saat Adi berusaha membantingkan motornya, wanita itu nyaris tertimpa motor. “Sudah yang, sudah,” kata wanita tersebut.

Meski aksi pemuda hancurkan motor sedang terjadi, polisi yang ada di dekat lokasi tetap melakukan penindakan dengan menuliskan surat tilang.

Netizen yang menyaksikan video pemuda hancurkan motor tak terima ditilang pun ramai-ramai berkomentar.

Gondho Edy X-pression: “Haha Malah terlihat kurang cerdas ya ni anak. Udah melanggar, Malah motor sendiri di rusak, Bisa jadi masih kreditan lagi, Haduh.”

Posted by Bunciz Hamzah on Wednesday, 6 February 2019

Arkattar: “Bocah ngono ora usah dipacar mbk.. haruse pak polisinya memberikan sanksi berlapis sdh menggangu ketertiban umum.. membahayakan nyawa pacarnya.. liat itu hampir kena bantingan spd nya.. sok arogan..”

BACA JUGA: Tak Mau Ditilang, Pasutri di Gorontalo Marahi Polisi dan Banting Motor

Arif Syuhada:” dipanggil saja orang tuanya, diberikan pengarahan… atau kalau mau lebih tegas lagi, beri hukuman pendidikan disiplin bagi pelanggar² terutama yg etikanya buruk.”

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama