Viral Video Detik-Detik Angin Puting Beliung di Bogor, Atap Rumah Beterbangan

Viral Video Detik Detik Angin Puting Beliung di Bogor Atap Rumah Beterbangan
Viral Video Detik Detik Angin Puting Beliung di Bogor Atap Rumah Beterbangan

RANCAH POST – Saat ini cuaca di Indonesia memang tidak bisa ditebak. Kadang hujan sampai seharian, namun terkadang cuaca begitu cerah.

Memasuki musim penghujan seperti sekarang ini beberapa daerah yang rawan bencana patut waspada. Sebab sewaktu-waktu bencana banjir dan tanah longsor bisa saja menerjang daerahnya.

Selain itu, curah hujan yang cukup tinggi sering kali disertai dengan petir dan angin kencang yang bisa membahayakan.

Kamis (6/12) sore kemarin kota Bogor, Jawa Barat dilanda angin puting beliung yang cukup kencang hingga memporak-porandakan daerah tersebut.

Angin puting beliung itu menerjang tiga kelurahan, yakni kelurahan Cipaku, Batutulis dan juga Pamoyanan.

Terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @infia_fact, banyak pohon tumbang serta atap rumah warga yang terbang terbawa angin.

Akibatnya, beberapa kendaraan pun tertimpa puing bangunan dan juga pohon-pohon yang tumbang.

Dalam video tersebut terlihat para pengendara motor sudah menepi untuk menghindari kencangnya angin tersebut.

Akibat bencana angin puting beliung itu menyebabkan satu orang meninggal dunia karena tertimpa pohon.

Video detik-detik saat angi puting beliung memporak-porandakan kota Bogor pun kemudian menjadi viral dan mendapat beragam komentar dari netizen.

queen_tsabita, “malah salfok sama nasi nempel dibibir pak ojol. Semoga semua dilindungi oleh Allah.SWT , aamiin”

aprasetyo16, “Semoga untuk saudara kita yg di sana baik baik saja”

tryas_yasmine, “Ya Allah gak gempa gak angin ribut…sama2 dahsyatnya, semoga bencana segera berlalu dr negara kita”

BACA JUGA: Terekam Kamera Netizen, Angin Puting Beliung Jogja Rusak Puluhan Rumah

firmanjokam, “Benar apa yg dikatakan Bang Ben mustajab sampe sekarang. “Jakarta kebanjiran, di Bogor angin ribut”. Semoga kita semua dalam lindungan-Nya”

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama