Laptop Dicuri, Pemilik Terima Email Permintaan Maaf dari Pelaku

Laptop Dicuri Pemilik Dapat Email Permintaan Maaf dari Pelaku
Laptop Dicuri Pemilik Dapat Email Permintaan Maaf dari Pelaku

RANCAH POST – Seorang mahasiswa kehilangan laptopnya akibat ulah tangan jahil tak bertanggungjawab.

Namun beberapa lama kemudian, mahasiswa yang kehilangan laptop itu menerima email yang isinya permintaan maaf dari pelaku.

Pelaku menyebutkan bahwa dirinya terpaksa mencuri lantaran sedang membutuhkan uang dan dalam kondisi miskin.

Pelaku pencurian itu mengatakan bahwa sebenarnya ia bisa saja mengambil dompet dan telepon korban, namun hal itu urung dilakukan.

Email dari pencuri kemudian viral usai diunggah oleh seorang netizen dengan akun Twitter Stevie Valentine @StevieBlessed, 28 November lalu.

“So my flat mates laptop got stolen today, please pree what the thief sent him 😂😂😂😂,” tulis Stevie.

Namun kejadian itu bukan dialami oleh Stevie, melainkan terjadi pada seorang temannya. Email dari pencuri itu pun terlihat diunggah dalam cuitan Stevie.

Melalui email yang dikirimkan kepada korban, pelaku pencurian laptop di Birmingham itu mengaku bahwa dirinya menyesal.

Setelah mengetahui korbannya adalah mahasiswa, pelaku bersedia mengirimkan data-data yang dibutuhkan korban melalui email.

Saking viralnya, cuitan Stevie sudah mendapat 225 ribu likes dan 71 ribu retweet.

Netizen lain bereaksi, ada yang menyukai dan menganggap kejadian itu lucu. Namun sebagian netizen tetap menyebutkan bahwa itu tetap kejahatan.

Derick Vason Swinson: “Wow. I get it. And the email seems sweet. But damn you stole from a student. Students are broke too. And now they need to figure out a laptop. Or how to get their work done.”

ChistaBlue: “Just buy the laptop back from him. He needs the money 😂😂”

BACA JUGAKasus Pencurian Motor, Aparat Ringkus Anak Koruptor

Kojo Mamoud: “lol thats a way too but considering how honest he is, if i had money or some means to help,i would try that instead……… sometimes people do shit not cos thats who they are but cos that what the situation has turned them into.”

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama