Wanita Hamil Temukan Bangkai Tikus dalam Sup, Xiabu Xiabu Merugi 2,8 Triliun

Wanita Hamil Temukan Bangkai Tikus dalam Sup Xiabu Xiabu Merugi 28 Triliun
Wanita Hamil Temukan Bangkai Tikus dalam Sup Xiabu Xiabu Merugi 28 Triliun

RANCAH POST – Nilai saham sebuah perusahaan di Negeri Tirai Bambu mendadak merosot hingga 190 juta dolar atau setara dengan Rp2,8 tiriliun.

Penyebabnya adalah penemuan bangkai tikus dalam mangkuk sup yang hendak disantap oleh seorang wanita yang tengah mengandung.

Setelah foto bangkai tikus itu beredar di media sosial, saham restoran Xiabu Xiabu pun mencapai titik terendah dalam satu tahun terakhir.

Kepada wanita hamil tersebut, restoran terkenal di Cina yang berada di Provinsi Shandong itu menawarkan kompensasi sebesar Rp10,8 juta atau setara dengan 5000 yuan.

Namun sebagaimana dilaporkan Kankan News, uang kompensasi itu ditolak karena suami dari wanita hamil itu menginginkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum menentukan uang kompensasi yang akan diberikan.

Menurut Ma, suami dari wanita itu, seorang staf restoran mengusulkan kepada dirinya untuk melakukan aborsi jika ia khawatir akan kesehatan bayinya.

Bahkan, staf restoran Xiabu Xiabu itu menawari Ma uang sebesar Rp43 untuk menjalani aborsi.

Sebagaimana dihimpun, kejadian ditemukannya bangkai tikus dalam sup itu berlangsung pada 6 September silam.

Saat itu, wanita hamil itu datang bersama keluarganya untuk makan malam. Setelah menyantap sup beberapa sendok, wanita itu kemudian menemukan bangkai tikus.

Foto itu kemudian menyebar dengan cepat setelah diunggah di media sosial. “Itu membuat saya mual, saya tidak akan makan di luar lagi,” tutur netizen.

“Xiabu Xiabu adalah restoran favorit saya, dan perkiraan saya mereka sangat bersih, saya tak mempercayainya,” ujar netizen lain.

BACA JUGASeorang Netizen Rekam Penampakan Tikus di Dapur Toko ‘Breadtalk’

Buntut insiden bangkai tikus dalam sup, Pemerintah Kota Weifang di mana Xiabu Xiabu berada, akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Loading...

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama