Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Pangandaran»Dinonaktifkan Sepihak, Pemegang Kartu BPJS-KIS di Pangandaran dari Keluarga Miskin Tak Bisa Berobat
    Berita Pangandaran

    Dinonaktifkan Sepihak, Pemegang Kartu BPJS-KIS di Pangandaran dari Keluarga Miskin Tak Bisa Berobat

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman5 Mei 20180
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Dinonaktifkan Sepihak Pemegang Kartu Bpjs Kis Di Pangandaran Dari Keluarga Miskin Tak Bisa Berobat
    Dinonaktifkan Sepihak Pemegang Kartu Bpjs Kis Di Pangandaran Dari Keluarga Miskin Tak Bisa Berobat

    BERITA PANGANDARAN, RANCAH POST – Berdasarkan Keputusan Kemensos RI No 163 Tahun 2018 tentang PBDT (Pemutakhiran Basis Data Terpadu), warga Pangandaran yang dikategorikan miskin berjumlah 130.286 jiwa atau 45.268 KK .

    Hasil PBDT terebut rupanya menjadi persoalan tersendiri lantaran masyarakat non PBDT yang memegang kartu BPJS-KIS tidak bisa menggunakan kartunya untuk berobat karena tidak aktif.

    Tidak bisa digunakannya kartu BPJS-KIS untuk berobat itu diduga karena terjadinya pemutusan secara sepihak.

    Salah satu warga Pangandaran non BDT yang tidak menggunakan kartu BPJS karena dinonaktifkan secara sepihak adalah Kowiyah, warga asal Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya.

    Padahal, sebagaimana keterangan Sekretaris Desa Kertajaya, Kasman, Kowiyah, selain berasal dari keluarga tak mampu, ia juga hidup sebatang kara.

    “Warga kami ini sedang sakit dan harus dirawat. Namun ketika mau menggunakan kartu, tidak bisa. Ada apa ini?” kata Kasman saat mengadu ke Dinsos PMD, Senin (30/4/2018) silam.

    “Semestinya ada pemberitahuan terlebih dahulu mana yang kartunya aktif dan mana yang tidak supaya bisa persiapan dari sebelumnya. Jangan sampai kejadian warga kritis kemudian meninggal karena kartunya tidak bisa digunakan kembali terulang,” tambah Kasman.

    Dani Hamdani, Kepala Dinsos PMD Pangandaran mengaku telah menerima laporan adanya warga non BDT yang kartu BPJS-nya non aktif.

    “Ada ribuan warga non BDT, seperti di Cigugur yang jumlahnya mencapai sekitar 3000 orang, belum lagi di kecamatan lain. Kami khawatir mereka resah. Seharusnya, minimal ada pemberitahuan kepada pemegang kartu atau pemdes supaya ada upaya untuk mengaktifkan kembali kartunya,” kata Dani.

    BACA JUGA: Viral Dokter Tolak Pasien karena Anggap BPJS Riba, Ini Kata Netizen

    “Kami akan melayangkan surat ke Kemensos RI untuk konfirmasi soal data pemegang kartu BPJS-KIS non BDT di Pangandaran,” tukas Dani, dilansir Harapan Rakyat.

    Berita Pangandaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pangandaran Diguncang Gempa M 5,5, Tak Berpotensi Tsunami

    28 Desember 2023

    3 Kafe di Kampung Turis Pangandaran Ludes Terbakar, Inikah Penyebabnya?

    31 Agustus 2023

    Kasus Moge Tabrak Anak Kembar di Pangandaran, 2 Pengendara Divonis 4 Bulan Penjara

    7 Juli 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.