Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Sosial Media»VIRAL Dokter RS Permata Pamulang Menolak Pasien Lantaran Anggap BPJS Riba, Netizen: Gak Berprikedokteran
    Sosial Media

    VIRAL Dokter RS Permata Pamulang Menolak Pasien Lantaran Anggap BPJS Riba, Netizen: Gak Berprikedokteran

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman25 Mei 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Dokter Tolak Pasien BPJS
    Dokter Tolak Pasien BPJS

    RANCAH POST – Seorang dokter yang disebutkan bekerja di RS Permata Pamulang kini tengah ramai jadi perbincangan netizen di media sosial.

    Bukan karena kesuksesannya mengobati pasien, dokter bernama Masyitha itu ramai jadi perbincangan lantaran menolak pasien BPJS. Alasannya, BPJS itu riba.

    Viralnya dokter RS Permata Pamulang menolak pasien BPJS karena dianggap riba tersebut setelah seorang pasien menceritakan melalui pesan di medsos bahwa ada dokter di RS Permata Pamulang yang menolak BPJS.

    “BPJS itu tergolong dalam konsep Syirkah Ta’awwun yang sifatnya gotong royong (sukarela), jadi BPJS itu tidak riba

    kalau pasien terlambat di obati atau tidak anda periksa, lalu pasien meninggal dunia karena terhambat urusan keyakinan doktrin anda atau bagaimana? anda tetap masuk surga?

    Kalau tidak terima BPJS, kenapa gak di gratiskan saja Periksa nya?

    atau gak usah jadi dokter, karena kalau pakai hukum arab sana, perempuan dilarang jadi dokter. Ayo selamatkan negeri ini dari doktrin” tulis M Yuda Pratama Sutrisno, 24 Mei 2017.

    Netizen ramai-ramai mengomentari postingan Yuda tersebut. Menurut Mereka, seharusnya perempuan itu tidak usah menjadi dokter.

    Adriana Dewi, “Ya g ush jd dokter bu….dokter itu urusannya kemanusiaan…g mau dibayar pake bpjs ya amal aja….gratis mlh berkah bu…jembar nggonmu nang suargo….”

    Fitriani Thya, “Apa gak salah kalo dia bilang riba??bukannya bpjs itu justru membantu org2 yg tidak mampu serta kekurangan????”

    Maria Ravelina Velin, “keburu mod*r, pasien klo gak punya uang… oalah buu dokter… gak berprikedokteran banget sih bu!”

    Adhi Van Dey, “Dokter pun ga luput terjajah dogma, sampai hilang logika dan rasa kemanusiaan. Apalagi program yg sah ditolak, maunya apa sih?”

    Sosial Media
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    WhatsApp Group Message History, Gak Ada Lagi FOMO di Grup!

    23 Februari 2026

    20 Link Twibbon Idul Fitri 1446 H, Keren dan Gratis!

    30 Maret 2025

    Kata-Kata Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Penuh Makna dan Berkesan

    29 Maret 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.