Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Kota Marawi Akhirnya Bebas dari Cengkraman Militan Pro ISIS
    Berita Internasional

    Kota Marawi Akhirnya Bebas dari Cengkraman Militan Pro ISIS

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman17 Oktober 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Kota Marawi
    Kota Marawi

    RANCAH POST – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan bahwa Kota Marawi kini telah dibebaskan dari pemberontak Maute yang diketahui sebagai salah satu kepanjangan tangan ISIS di Asia Tenggara.

    Pernyataan tersebut disampaikan Duterte kepada para tentara di Kota Marawi, Selasa (17/10/2017), sebagaimana dilansir CNN Filipina. Pernyataan Duterte pun disampaikan kepada wartawan dalam bentuk teks.

    “Dengan ini saya menyatakan bahwa Kota Marawi telah bebas dari pengaruh teroris,” kata Duterte.

    Pengumuman bebasnya Kota Marawi dari cengkraman militan Maute tersebut disampaikan menyusul tewasnya pemimpin militan, Omar Maute dan Isnilon Hapilon, dalam sebuah pertempuran di ibu kota provinsi Lanao del Sur, Senin kemarin.

    BACA JUGA: Ada Pria Indonesia dalam Jaringan ISIS Malaysia

    Adapun sebagaimana dikatakan Panglima Militer Filipina Eduardo Ano, pertempuran di Kota Marawi yang berlangsung hampir 5 bulan itu telah menewaskan 162 pasukan pemerintah dan 800 militan.

    “Namun masih ada sekitar 20 atau 30 militan yang tersisa dan mereka memiliki sandera dengan jumlah sekitar 20 orang, termasuk anak-anak dan wanita. Pasukan kami terus melakukan pengejaran untuk membebaskan para sandera,” terang Ano, dilansir AP.

    Masih dikatakan Ano, Hapilon dan Omar tewas saat berusaha keluar dari dari sebuah bangunan saat terlibat baku tembak selama 4 jam. Omar tewas usai sniper menembak kepalanya.

    Dari informasi yang berhasil dihimpun, Hapilon merupakan bekas pemimpin kelompok Abu Sayyaf yang ditahbiskan sebagai emir ISIS Asia Tenggara. Adapun Omar, merupakan pimpinan gerilyawan Maute.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.