VIDEO Viral Payung Geulis yang Dipajang di Tasikmalaya October Festival Dijarah Warga, Netizen: Bikin Malu!

Payung Geulis Dijarah Warga
Payung Geulis Dijarah Warga

RANCAH POST – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar sebuah acara bergensi dengan tajuk ‘Tasikmalaya October Festival’ yang berlangsung sejak 14-17 Oktober 2017.

Pada helatan Tasikmalaya October Festival tersebut, sejumlah kerajinan hasil tangan-tangan kreatif seperti payung geulis, batik, mendong, dan kerajinan lainnya ikut dipamerkan.

Hanya saja, gelaran Tasikmalaya October Festival itu dinodai dengan aksi penjarahan kerajinan payung geulis yang dilakukan sejumlah warga.

Hal tersebut sebagaimana diceritakan akun Bbshop Tasikmalaya, Senin (16/10/2017) kemarin, sebagaimana dikutip Rancah Post berikuti ini.

BACA JUGAHEBOH Dangdutan di Halaman Masjid Agung Kab. Tasikmalaya yang Bikin Netizen Prihatin

“Kanu rumaos nyandak uih payungna, tong sieun, tong isin ngauihkeun. Justru dengan beraninya kalian mengembalikan, kalian sudah berbesar hati dan masih punya harga diri serta tidak akan “dikejar-kejar” rasa takut barang “curian”. hiiiyyyy… syereeemmm!!! Lagian percuma daa aya di bumi oge disisimpen. Bade kamana kitu dipapayung geulis? Hariwang ih!! ini bukan mau memfitnah yaa cuma sekedar bukti aja dan sekedar nanya yang merasa ada dalam foto tsb foto di bawah ini dan merasa membawa pulang payungnya ke rumah, tolong kembalikan. mun teu rumasa nyak syukur kek di hapus fotona ai teu rumasa mah ☺”

Tentu saja ulah warga yang mengambil kerajinan payung geulis yang dipajang dalam Tasikmalaya October Festival itu menuai beragam komentar negatif.

Vj Bond: “Dan cuman d tasik kejadian kaya gini property acara pada di Curi Ya ampun memalukan orang tasik.”

Dini Amelia Singlayuzha: “DASAR T*L*L, KAMPUNGAN, NORAK. jantn ararisin gusti dcarioskn ku org bekasi tasik th kitu cnah yaAllah.”

Ilyas Saepul Uyun: “Jir Mirisss Orang tasik teh kota santri, ulah ngisinkeun maling barang teu sapira, dosa namah anggeur badag.. Keur naon deui eta payung beut di bawa ka rumah?? Bade nga doger monyet tWa…”

Loading...

Tinggalkan komentar

Masukkan komentar Anda
Masukkan nama