Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»50 Orang Dilarikan ke RSJ Usai Konsumsi Obat PCC
    Berita Nasional

    50 Orang Dilarikan ke RSJ Usai Konsumsi Obat PCC

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman14 September 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Obat PCC
    Obat PCC

    RANCAH POST – Diberitakan sebelumnya, 30 remaja dikabarkan harus dirawat di RSJ Kendari usai mengkonsumsi narkoba diduga flakka.

    Belakangan diketahui bahwa puluhan remaja itu harus dilarikan ke rumah sakit bukan karena flakka melainkan dikarenakan mengkonsumsi obat PCC.

    Salah satu korban, HN (16), yang kini dirawat di RSJ Kendari mengatakan, dirinya mengkonsumsi tiga jenis obat sekaligus, Somadril, Tramadol, dan PCC.

    Ketiga jenis obat itu kemudian dicampur dan diminum secara bersamaan. HN sendiri sudah dua kali mengkonsumis obat PCC tersebut. “Enak, serasa terbang melayang. Kemudian saya tak sadar dan pas sadar sudah ada di rumah sakit,” ujar HN, Rabu (13/9/2017).

    BACA JUGA: Diduga Konsumsi Flakka, Bocah Kelas 6 SD Meregang Nyawa

    Dikatakannya, obat PCC dan dua jenis obat itu ia peroleh dari temannya yang tinggal di Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

    Dari informasi yang berhasil dihimpun dari pendataan yang dilakukan BNN Kota Kendari, korban obat PCC bertambah menjadi 50 orang dari sebelumnya yang berjumlah 30 orang.

    Kasus penyalahgunaan obat PCC itu merenggut nyawa satu korban yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar.

    “Kami akan terus melakukan penyelidikan. Hingga saat ini, korban sudah 50 orang,” kata Kepala BNN Kendari, Murniati.

    “Semu korban masih dalam perawatan. Gejala yang muncul adalah muka memerah, berhalusinasi, dan mengamuk. Tapi ada juga yang belum sadar sampai sekarang,” lanjut dia.

    BNN dan kepolisian kini terus melakukan penyelidikan lebih lanjut mengingat ada korban yang menyebutkan nama yang diduga sebagai penyalur atau pengedar obat PCC itu.

    Berita Nasional Nasional Obat PCC
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.