Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Pilih Ahok-Djarot, Jenazah Nenek Hindun Ditolak Warga Dishalatkan di Mushala?
    Berita Nasional

    Pilih Ahok-Djarot, Jenazah Nenek Hindun Ditolak Warga Dishalatkan di Mushala?

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman11 Maret 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Jenazah Pemilih Ahok
    Jenazah Pemilih Ahok

    RANCAH POST – Kematian seorang nenek bernama Hindun binnti Raisman, 78 tahun, asal warga Jl. Karet Karya 2, RT. 009 RW. 02, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan, menyita perhatian banyak pihak.

    Pasalanya, Hindun yang meninggal pada Selasa (7/3/2017) silam itu jenazahnya sempat disebutkan dilarang dishalatkan di mushala Al-Mu’minun karena Hindun semasa hidupnya memberikan suaranya untuk pasangan Ahok-Djarot.

    Neneng, anak Hindun menuturkan, semua warga di sekitar lingkungannya mengetahui bahwa ibunya memberikan hak pilihnya kepada pasangan Ahok-Djarot.

    “Ibu saya ditanya mau memilih pasangan mana, dia bilang pilih Ahok. Sedangkan di sini itu banyak yang pilih nomor 1 yang sekarang pindah ke nomor 3,” kata Neneng, Jum’at (10/3/2017).

    Lantaran warga menolak Hindun dishalatkan di mushala, Ustadz Ahmad Syafi’ie, tokoh agama setempat berinisiatif menshalatkan Hindun di rumahnya.

    “Kejadian ini karena pilkada, dulu tidak seperti ini, bapak saya juga dishalatkan di mushala,” ucap Neneng melanjutkan.

    Pernyataan berbeda diutarakan Ustadz Ahmad Syafi’ie. Menurut Ahmad, jenazah Hindun tidak dishalatkan di mushala karena turunnya hujan deras saat itu. “Bukan karena apa-apa, tapi karena sedang hujan deras,” kata Ahmad.

    Senada dengan Ahmad, Abdul Rahman, Ketua RT. 009 RW. 02 menjelaskan bahwa saat itu kondisi cuaca sedang hujan deras.

    “Bukan karena mendukung Ahok-Djarot, tapi karena sedang hujan saat itu, kasihan dengan jenazah kalau kehujanan. Jangankan sesama Muslim, non Muslim pun kita urus,” tutur Abdul.

    Berita Nasional Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Asiong Gestun, Solusi Pencairan Limit Kartu Kredit dan Paylater yang Cepat dan Amanah

    3 Juni 2026

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.