Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Tak Bisa Melawati Udara Indonesia, Pesawat PM Israel Terbang Lebih Lama Menuju Australia
    Berita Internasional

    Tak Bisa Melawati Udara Indonesia, Pesawat PM Israel Terbang Lebih Lama Menuju Australia

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman22 Februari 20170
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Pesawat Berbendera Israel
    Pesawat Berbendera Israel

    RANCAH POST – Waktu terbang dua jam lebih lama harus dirasakan pesawat yang membawa PM Israel Benjamin Netanyahu yang terbang dari Singapura menuju Sydney, Australia. Hal ini tak lain dikarenakan pesawat tersebut harus memutar guna menghindari wilayah udara Indonesia.

    Dilansir The Guardian, Rabu, 22 Februari 2017, PM Israel Benjamin Netanyahu sendiri sampai ke Sydney pada pukul 06.30 waktu setempat. Di Sydney, Netanyahu akan melakukan kunjungan kerja selama 4 hari. Kunjungan ke Australia itu pun merupakan kunjungan pertama.

    Sejatinya, penerbangan dari Singapura menuju Sydney ditempuh dengan penerbangan sekitar 8,5 jam. Hanya saja berdasarkan data FlightAware, situs pelacak penerbangan, penerbangan PM Israel Netanyahu dua jam lebih lama atau sekitar 11 jam lantaran mengambil jalur memutar guna menghindari wilayah udara Indonesia.

    Penerbangan yang dilakukan oleh El Al, pesawat berbendera Israel memang dilarang melintasi wilayah udara sejumlah negara Muslim, termasuk Pakistan. Adapun Indonesia, merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang bersikukuh akan kemerdekaan Palestina yang diduduki Israel.

    PM Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah kesempatan pernah menyerukan hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia secara resmi. Hal ini tak lain karena banyaknya kesempatan untuk melakukan kerjasama, khsusnya di bidang teknologi. Kendati demikian, Indonesia menyebutkan bila hubungan Israel dan Indonesia bisa berlangsung andaikan Palestina mendapatkan kemerdekaannya.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.