Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Internet»Anak-anak Dominasi Internet, APJII Siapkan Sistem Filter Konten Baru
    Internet

    Anak-anak Dominasi Internet, APJII Siapkan Sistem Filter Konten Baru

    Ade Yayat PriyatnaAde Yayat Priyatna25 Oktober 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Jamalul Izza Ketua APJII 2015 2018
    Jamalul Izza Ketua APJII 2015 2018

    RANCAH POST – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menemukan hal menarik dalam survei terbarunya tahun ini. Berdasarkan hasil survey tersebut, internet telah banyak digunakan dan dipenuhi oleh kalangan anak-anak, dimana pengguna internet pada kelompok usia 10-14 tahun telah mencapai angka 100 persen.

    Ini jelas masalah besar, karena sebagaimana yang kita ketahui, bahwa internet amat rawan dan berbahaya bagi anak-anak, khususnya tanpa adanya bimbingan orang tua. Dan ledakang pengguna internet di usia kanak-kanak ini akhirnya mendorong APJII untuk menciptakan filter internet yang lebih ketat dan lebih kuat.

    Ketika mengumumkan hasil survei di Jakarta hari Senin (24/10) kemarin, Ketua APJII, Jamalul Izza, mengaku sangat terkejut dengan hasil temuan yang jelas menjadi kekhawatiran tersendiri baginya.

    “Yang paling mengejutkan kali ini adalah pengguna internet anak-anak. Ini menjadi pekerjaan rumah kita. Makanya kita bikin program filter internet baru,” tutur Jamalul.

    Dan akhirnya, demi menuntaskan masalah ini APJII bersama pemerintah dan sejumlah pihak lain memutuskan untuk membangun sistem filter baru yang dapat otomatis menyaring konten negatif.

    Jamalul juga mengungkapkan, bahwa sistem filter yang digunakan saat ini tidak terlalu efektif. Proses penyaringan yang dilakukan secara manual dianggap menyulitkan, dan dengan banyaknya sumber di Inetrnet saat ini, tak jarang banyaknya konten negatif yang lolos penyaringan.

    Sistem baru ini akan menawarkan kemampuan yang lebih mumpuni. Sistem akan mencatat setiap website yang mengandung konten negatif. dan kemudian, nantinya juga sistem baru ini akan menggabungkan daftar situs yang diblokir oleh operator, yang biasnaya selalu berbeda antara satu operator dengan operator lainnya.

    Dan untuk memaksimalkan sistem baru ini, pihak APJII juga akan membuka layanan pengaduan masyarakat. Dimana nantinya masyarakat umum, khususnya orang tua yang menemukan konten yang dianggap kurang pantas, bisa melaporkannya kepada sistem yang nantinya akan bisa ditindak lanjuti.

    “Kadang walaupun kita sudah blokir, masih ada saja konten negatif yang lolos. Jadi layanan pengaduan ini akan melengkapi sistem yang nanti ada,” terang Jamalul.

    Meski awalnya sistem pemblokiran baru ini dibuat berdasarkan kekhawatiran terhadap kalangan anak-anak yang bisa tercemar konten negatif, namun penyaringan juga tidak hanya berlaku bagi anak-anak, namun seluruh pengguna internet di Indonesia. Dan ketua APJII juga mengatakan bahwa sistem baru ini akan rampung dalam dua bulan mendatang.

    Tak sendirian, APJII juga berjanji akan menggandeng berbagai pihak lain seperti Kominfo, Densus, Polri, TNI, dan lainnya. Hal ini dibutuhkan untuk mengembangkan program sensor internet yang lebih baik, lebih kuat dan lebih canggih.

    APJII juga mengatakan bahwa kalangan atau kelompok usia 10 – 14 tahun tersebut lebih banyak menghabiskan waktu untuk menonton konten video daring di YouTube ketimbang situs lainnya.

    Internet
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Ade Yayat Priyatna
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Penulis lepas, traveler dan penyuka Komik

    Related Posts

    5 Cara Mengatasi HP yang Tidak Bisa Mengakses Internet

    20 Maret 2024

    Cara Menyimpan Kuota agar Tidak Hangus Tanp Harus Mengisi Pulsa

    23 Februari 2024

    Sambut Event 11.11, Shopee Tawarkan Voucher Makan Rp1 dan Ribuan Voucher Promo ShopeePay

    6 November 2020
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.