Kamis, 13 Agustus 2020
Beranda Lifestyle Relationship Ciri-Ciri Cowok yang Posesif dan Suka Ngatur

Ciri-Ciri Cowok yang Posesif dan Suka Ngatur

RANCAH POST – Ciri-ciri cowok yang posesif dan suka ngatur. Punya pacar tapi kok sering bikin kesal? Apa mungkin dia tipe cowok yang posesif? Kudu hati-hati nih ladies.

Terkadang ada cewek yang langsung tahu bahwa pasangannya itu tipe yang posesif dan juga suka mengatur, tapi ada juga cewek yang nggak sadar akan hal itu.

Walau kesal dengan apa yang dilakukan oleh si cowok, tapi tidak ada yang bisa dilakukan. Coba deh kenali, apakah dia tipe cowok yang control freak. Menurut psikolog ‘Brandy Engler, Ph.D.’, sikap posesif dan suka mengatur itu sebenarnya berasal dari rasa insecure atau kurangnya rasa percaya kepada pasangan.

Pasanganmu selalu merasa resah bahwa kamu akan selingkuh darinya atau mungkin mencampakkannya, itulah kenapa dia selalu bersikap seolah kamu harus selalu ada dalam pengawasannya. Tapi sayangnya, sikap mengontrol ini bisa memberi efek yang membahayakan untuk hubungan cinta.

Sikap seperti ini bisa berkembang jadi penyakit mental atau bahkan gangguan kepribadian ringan. Menurut National Institute of Mental Health, gangguan ini ditandai dengan munculnya pola ketidakstabilan suasana hati atau mood, perilaku, self-image dan sebagainya.

Dalam kadar yang lebih rendah, sikap mengatur ini bisa menimbulkan perasaan mengikat dan juga mencekik. Perilaku seperti sering mengecek handphone, pesan singkat, komputer, sering menghubungi setiap sekian menit sekali dan juga selalu ingin tahu apa yang kamu lakukan.

Kebebasanmu terlalu dibatasi dan kamu akan selalu serba salah ketika melakukan apa pun karena kecurigaannya. Hal ini terjadi karena pasangan haus akan perhatian dan koneksi antara kamu denganya. Cowok akan bersikap seolah mereka mempunyai hak penuh tahu tentang segala hal yang terjadi dalam hidupmu dan mereka marah jika tidak mendapatkan itu bahkan bersikap kasar dan menyakitkan.

Ladies, itu tadi ciri-ciri cowok yang posesif dan suka ngatur. Jika kamu tidak bisa mengatasi hal ini, terapi bisa menjadi alternatif untuk mengurangi sikap posesifnya. Beri jarak sewajarnya, dan jika dia tidak bisa menerima hal ini, silahkan diskusikan bersama apakah hubungan ini akan berlanjut atau tidak. Semogha bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

106,176FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,263PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan