Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Mengenal Bahaya Virus Zika dan Cara Penanggulangannya
    Kesehatan

    Mengenal Bahaya Virus Zika dan Cara Penanggulangannya

    Maria UlfahMaria Ulfah16 September 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Virus Zika
    Virus Zika

    RANCAH POST – Belakangan ini kita telah dibuat heboh dengan kabar mengenai penyebaran Virus Zika di Indonesia. Salah satu virus yang mulai kembali dibahas di seluruh dunia sejak tahun 2015 lalu. Wabah yang amat ditakuti terutama oleh ibu hamil, karena bahaya Virus Zika ini dipercaya bisa mengganggu kesehatan janin dan mengakibatkan sang janin mengalami kecacatan.

    Itulah setidaknya yang tergambar di benak kita ketika mendengar nama Virus Zika. Karena bagaimanapun berbagai pemberitaan yang muncul sejak tahun 2015 lalu membahas bahwa Virus Zika ini berbahaya untuk kandungan dengan resiko bayi lahir dalam kondisi cacat otak.

    Lalu seperti apakah Virus Zika itu, dari mana ia berasal dan bahaya apa yang dibawanya?

    Virus Zika sendiri pertama kali ditemukan pada seekor monyet resus di hutan Zika, Uganda tahun 1947 silam dan kemudian diketahui menghinggapi nyamuk Aedes Africanus di hutan yang sama setahun kemudian. Baru pada 1954 virus ini mulai menginfeksi manusia dan menyebar luas pada tahun 2007.

    Kemudian tahun 2015 lalu Virus Zika ini mulai kembali menarik perhatian masal setelah diketahui muncul di Brazil dan mulai menyebar di seluruh Amerika hingga tahun 2016 ini. Virus ini juga diketahui mulai masuk ke Indonesia belakangan setelah pertama kali terdengar menjangkit salah seorang warga Jambi tahun lalu.

    Virus ini masih satu family dengan virus demam berdarah, sehingga penyebarannya cukup pesat melalui nyamuk Aedes, khususnya Aedes Aegypti yang juga dikenal pesat menyebarkan virus demam berdarah.

    Namun agak berbeda dengan DBD, Virus Zika ini juga dapat menular melalui transfusi darah, dari ibu hamil pada janinnya, serta melalui hubungan sex layaknya virus HIV/AIDS.

    Yang Membuat Virus Zika ini sulit diidentivikasi adalah gejalanya yang cukup umum, yakni sakit sakit kepala, nyeri di belakang mata dan lelah. Gejala yang cukup ringan dan berlangsung kurang lebih selama seminggu. Sehingga  untuk memastikan pasien terjangkit Virus Zika ini biasanya harus melalui pemeriksaan mendalam seperti tes darah, urin dan air liur.

    Dan seperti halnya DBD, meski kasusnya jarang namun penderita terinfeksi Virus Zika berpotensi menimbulkan kasus sakit berat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut hingga mengakibatkan kematian. Bahkan dari 5 pengidap Virus Zika, diketahui hanya satu yang jatuh sakit.

    Selain itu, bahaya Virus Zika yang paling ditakuti dan diwaspadai adalah kecacatan atau gangguan otak pada bayi yang terjangkit saat berada dalam kandungan.

    Sejauh ini Virus Zika masih belum ada vaksinnya. Jadi belum ada langkah pengobatan yang jelas. Ketika ada pasien terjangkit Virus Zika, biasanya yang dilakukan adalah menanggulangi gejala yang muncul, seperti meringankan rasa nyeri, mencegah terjadinya dehidrasi dan lain sebagainya.

    Kemudian untuk pencegahannya sendiri, bagi yang belum terjangkit Virus Zika, sebaiknya lakukan pencegahan yang sama dengan pencegahan terhadap virus DBD. Yakni menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, bebas dari genangan air, tumpukan sampah dan berbagai kondisi yang nyaman dihinggapi nyamuk untuk berkembang biak. Pastikan juga memasang bahan atau alat pengusir nyamuk di rumah, demi mengurangi resiko terjangkit nyamuk penyebab Virus Zika ini.

    Dan jangan lupa untuk sering memeriksakan diri ke dokter, serta mengikuti arahan dari tenaga kesehatan jika Anda positif terjangkit. Anda juga sebaiknya tidak lupa mencari informasi kesehatan yang bisa berguna, baik terkait Virus Zika atau informasi lain yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan wawasan Anda mengenai kesehatan, baik untuk menjaga menjaga kesehatan diri Anda sendiri ataupun keluarga tercinta.

    Kesehatan Lingkungan Virus Zika
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Maria Ulfah
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Web developer, sekaligus suka menulis juga.

    Related Posts

    Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Kulit Pada Lansia

    29 Maret 2024

    6 Aplikasi Kebugaran Gratis untuk Smartphone Android

    19 Juni 2023

    7 Suplemen Penurun Kolesterol di Apotik, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

    5 Januari 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.