Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Di Negara Ini Kekerasan Brutal Terhadap Kaum LGBT Kian Marak Terjadi
    Berita Internasional

    Di Negara Ini Kekerasan Brutal Terhadap Kaum LGBT Kian Marak Terjadi

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman8 September 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Kekerasan Terhadap LGBT
    Kekerasan Terhadap LGBT

    RANCAH POST – Serangkaian insiden dan berbagai serangan brutal terhadap kaum LBGT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir membuat Pemerintah Turki diminta untuk melindungi hak-hak kaum minoritas yang mendapat tentangan di sejumlah negara tersebut.

    Dilansir VOA, seorang pengungsi asal Suriah yang diketahui gay dan bernama Mohammad Wisam Sankari, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Istanbul. Selain diperkosa, kepalanya Sankari juga dipenggal. Sama tragisnya seperti Sankari, Hande Kader, seorang aktivis LGBT dikabarkan diculik dan diperkosa di Istanbul. Ia pun dikabarkan dibakar hingga meregang nyawa.

    Tak hanya Sankari dan Kader, perempuan transgender bernama Melissa pun turut menjadi korban di Kota Mersin. Oleh sekumpulan orang yang meneriakan ‘Allahu Akbar’, ia dipukuli. Namun kepolisian sama sekali tidak menangkap para pelaku kekerasan terhadap kaum LGBT tersebut.

    Ty Cobb, Direktur global Human Rights Campaign mengatakan, sebuah surat dari puluhan anggota kongres Amerika dilayangkan terhadap pemerintah Turki usai terjadinya pembunuhan sadis terhadap Kader. Masih disebutkan Cobb, berbagai serangan brutal terhadap kaum LGBT itu terjadi akibat adanya ketidakstabilan politik yang kini sedang terjadi di Turki.

    Sementara itu, pejabat pemerintah Turki menuturkan, Turki adalah negara demokratis yang menganggap semua warganya sama di mata hukum. Beberapa serangan brutal terhadap kaum LGBT itupun, sebagaimana dikatakannya, akan diselidiki dan pelakunya akan diseret ke pengadilan.

    Berita Dunia Berita Internasional Internasional LGBT Turki
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.