Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Diproduksi 3 Tahun Silam, Vaksin Palsu Untuk Balita Beredar di 3 Provinsi
    Berita Nasional

    Diproduksi 3 Tahun Silam, Vaksin Palsu Untuk Balita Beredar di 3 Provinsi

    Toni FaturokhmanToni Faturokhman24 Juni 20160
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Vaksin Palsu
    Vaksin Palsu

    RANCAH POST – Sindikat pemalsu vaksin untuk balita berhasil dibekuk jajaran Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

    Dari penuturan para pelaku, vaksin palsu tersebut sudah diproduksi sejak tahun 2003 silam dan sudah didistribusikan hampir ke seluruh wilayah di Indonesia. Namun samapai saat ini, vaksin palus baru ditemukan penyidik di tiga daerah, yakni Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

    “Dari pengakuan pelaku, vaksin palsu tersebut telah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia sejak 2003 silam,” terang Brigjen (Pol) Agung Setya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kamis (23/6/2016).

    Dipaparkan oleh Agung, sindikat yang memproduksi vaksin palsu untuk balita itu terungkap setelah ditemukan beberapa fakta bahwa anak yang diberikan vaksin mengalami gangguan kesehatan. Bukan itu saja, pengiriman vaksin balita yang ditujukan ke beberapa puskesmas pun dinilai mencurigakan. Analisa dan penyelidikan pun kemudian dilakukan.

    Mei 2016 lalu, penyidik akhirnya menangkap penjual vaksin palsu bernama Juanda yang biasa menjual vaksin tersebut ke dua toko obat miliknya, CV Azka Medical dan Bumi Sani Permai yang berada di Bekasi.

    “Dalam penggeledahan tersebut diketahui bahwa toko obat milik pelaku tidak memiliki legalitas dan tidak mengantongi izin pengedaran vaksin,” ucap Agung.

    Masih dipaparkan oleh Agung, para pelaku pemalsu vaksin, khususnya produsen vaksin palsu, kebanyakan merupakan lulusan apoteker. Namun dalam memproduksi vaksin tersebut, mereka tidak menerapkan standar yang sudah ditetapkan oleh Kemenkes seperti cairan vaksin yang bukan bahan baku untuk vaksin.

    “Vaksin itu merupakan campuran cairan infus dan anti tetanus yang dimasukan dalam botol bekas. Vaksin itu kemudian diberi label palsu dan didistribusikan,” terang Agung.

    Vaksin palsu itu sendiri dijual dengan harga yang miring. Hal inilah yang menyebabkan vaksin ini laku di pasaran. Kini penyidik tengah menyelidiki apakah ada oknum dari puskesmas, rumash sakit, atau klinik kesehatan yang terlibat dalam sindikat vaksin palsu tersebut.

    Berita Nasional Nasional Vaksin Palsu
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Toni Faturokhman
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.