Rabu, 5 Agustus 2020
Beranda Berita Berita Internasional Sheikh Nimr al-Nimr Dieksekusi, Kedubes Arab Saudi Diobrak-abrik Demonstran

Sheikh Nimr al-Nimr Dieksekusi, Kedubes Arab Saudi Diobrak-abrik Demonstran

RANCAH POST – Atas dakwaan kejahatan terorisme, pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeksekusi Sheikh Nimr al-Nimr, salah seorang Ulama Syi’ah yang terkenal. Tidak sendirian, Sheikh Nimr al-Nimr dieksekusi mati bersama dengan 46 orang lainnya atas dakwaan yang sama.

Tahun 2011 silam, Sheikh Nimr al-Nimr merupakan salah satu pendukung protes anti pemerintah yang meletupkan kerusuhan massal di provinsi yang ada di timur Arab Saudi.

Protes dan reaksi keras pun timbul, khususnya dari rakyat Iran yang mayoritas Syi’ah atas dieksekusinya Sheikh Nimr al-Nimr, Sabtu (2/1/2016) kemarin.

Tak hanya menyerbu Kedubes Arab Saudi di Teheran, Iran. Rakyat Iran yang marah juga menurunkan bendera Arab Saudi. Postingan foto yang diunggah di salah satu media sosial juga memperlihatkan kerumunan demonstran di depan Kedubes Arab Saudi, sebagaimana dilansir The Independent.

Dari beberapa foto yang diposting di laman Twitter, kobaran api terlihat di dalam gedung Kedubes Arab Saudi tersebut. Bahkan beberapa ruangan lain di kedubes tersebut terlihat porak poranda.

Dari lansiran AFP, massa yang marah juga menghancurkan interior gedung. Kobaran api juga terlihat dari dalam dan peristiwa ini terjadi beberapa jam pasca dieksekusinya Sheikh Nimr al-Nimr oleh Pemerintah Arab Saudi.

Saksi mata mengungkapkan, “Polisi ada di sekitar gedung dan berhasil membubarkan demonstran. Beberapa demonstran berhasil diamankan polisi,” ucapnya.

Sementara itu, Hossein Jaber Ansari, mewakili Kemenlu Arab Saudi, meminta kepolisian melindungi keselamatan para diplomat.

Di mata warga Syi’ah yang ada di Iran dan Irak, Sheikh Nimr al-Nimr yang pernah belajar Teologi di Iran ini merupakan sosok ulama yang mempunyai pengaruh besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

106,229FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,264PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan