Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Sport»Racing»Berita MotoGP»Berita MotoGP: Rossi Tak Tahu Harus Menangis atau Bagaimana!!
    Berita MotoGP

    Berita MotoGP: Rossi Tak Tahu Harus Menangis atau Bagaimana!!

    Ade RiyantoAde Riyanto14 September 20150
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Valentino Rossi MotoGP Misano 2015
    Valentino Rossi MotoGP Misano 2015

    RANCAH POST – Hasil MotoGP Misano terbaru tadi malam memang diluar dugaan banyak para pengamat balapan kuda besi. Beraksi di kandang sendiri dan dihadapan 92 ribu penggemarnya, bahkan Valentino Rossi sendiri tak tahu harus berbuat apa dan bagaimana menyikapi kondisi yang tak bisa diprediksi ini. Entah harus meneteskan airmata atau harus bersuka cita, melihat hasil balapan yang hanya berada di urutan kelima.

    Tekanan dari Marc dan Jorge sudah Rossi rasakan sejak 12 lap awal. Di lap-lap awal memang race berlangsung dalam kondisi cuaca cerah. Namun memasuki lap ke 12, barulah Race Direction mulai mengibarkan White Flag yang menandakan lintasan mulai dibasahi oleh tetesan air hujan.

    Jika kondisi terus berlangsung dalam keadaan basah, mungkin Valentino bisa mempertahankan posisinya setelah berhasil meng-overtake Marc dan Jorge. Namun pada kenyataannya, semua telah berubah. Bahkan semua rider harus masuk kembali kedalam pit untuk yang kedua kalinya.

    “Dua pertiga dari race, saya tampil tidak begitu buruk saat kondisi kering. Di saat saya mengganti motor untuk pertama kalinya, untuk ban slick itupun saya masih tetap dalam kondisi baik. Justru saya merasa lebih kuat dan sangat cepat dalam kondisi basah. Bahkan saya sangat menikmati bisa berduel dengan Marc dan Jorge.” ungkap Valentino.

    “Saat kondisi lintasan mulai mengering, semua mulai diluar perhitungan. Apakah harus tetap bertahan di lintasan atau harus masuk pit untuk mengganti motor dan menggunakan ban kering kembali untuk yang kedua kalinya. Itu jelas keputusan yang sulit yang harus saya lakukan. Marc masuk pit terlebih dahulu di sisa 10 lap. Disusul oleh Jorge di lap berikutnya. Ini keputusan yang paling sulit dan itu harus saya lakukan untuk menghindari risiko yang terlalu banyak.” curhat Valentino Rossi.

    “Saya tahu, jika Anda masuk pit jauh sebelumnya, itu akan menjadi lebih baik hasilnya, meski terlalu berisiko. Dua lap sebelumnya saya ingin berhenti, tetapi di track lurus badan aspal masih begitu basah. Saya hanya berpikir jika saya berhenti dan hujan mulai turun lagi, bagi saya hasilnya akan sangat buruk. Saat saya melihat kebelakang, Jorge pun masih di belakang saya, jadi saya memutuskan untuk tetap melanjutkan race dan memilih untuk tidak masuk ke dalam pit. Saat itulah saya kehilangan waktu selama dua lap berikutnya.” lanjut Valentino Rossi.

    “Untuk bisa menang hari ini Anda harus memiliki pikiran yang bebas dari tekanan dan siap mengambil segala resiko. Bisa saja saya ada di podium atau berada di depan Loris Baz untuk posisi ketiga atau keempat dan bukan kelima. Sedangkan Marc, begitu lintasan telah mengering, ia mulai cepat dan semua keputusannya masuk ke pit lebih awal sangat tepat.” Valentino menambahkan.

    “Bagi Smith, tidak mengganti ban slick menjadi ban kering dan tetap mempertahankan posisi keduanya itu terlalu beresiko dan ia benar-benar telah melakukan ‘gambling’ besar. Sementara Redding, di awal lap ia telah mengalami crash, dari kesalahan itu ia telah belajar dengan cepat dan mengambil keputusan yang tepat, hingga Ia berhasil finish di posisi ketiga.” tambah The Doctor.

    “Yang pasti di Misano, di depan pendukung saya ini dan di suasana khusus ini, berada di podium adalah target utama bagi saya. Jelas saya ingin menangis, tapi di sisi lain, dengan crash-nya Lorenzo, saya memperpanjang jarak dan tetap memimpin klasemen dengan selisih sebelas poin. Ini adalah hal yang paling penting, saat race mendapatkan poin adalah hasil yang besar dan terpenting bagi saya dan tim.” tutup Valentino Rossi.

    MotoGP MotoGP 2015 MotoGP Italia MotoGP Misano Valentino Rossi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Ade Riyanto
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Penulis sejati, blogger, pemerhati teknologi, trabas dan dunia adventure.

    Related Posts

    Momen Fabio Quartararo Traktir Es Krim Anak-anak Penjual Gelang di Lombok, Bikin Kagum

    23 Maret 2022

    Miguel Oliveira Persembahkan Kemenangan di MotoGP Mandalika 2022 Untuk Risman, Siapakah Dia?

    21 Maret 2022

    Viral Momen Driver Ojol Terpilih Nonton MotoGP di Mandalika Secara Langsung, Happy Banget!

    21 Maret 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.