Selasa, 27 Oktober 2020
Beranda Sport Berita Sepak Bola Manajer PSGC Ciamis Bubarkan Skuad Laskar Galuh

Manajer PSGC Ciamis Bubarkan Skuad Laskar Galuh

RANCAH POST – Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat, membuat pernyataan mengejutkan kala mengadakan konferensi pers pasca laga persahabatan PSGC Ciamis Vs Selangor FA di Std. Galuh Ciamis, Minggu (24/05) sore wib. Dia mengungkapkan, laga kontra Selangor FA adalah pertandingan terakhir PSGC, sebab mulai hari ini, Senin (25/05), skuad Laskar Galuh bakal dibubarkan.

“Kita terpaksa membubarkan tim, sebab ketidakpastian kompetisi di tanah air karena kekisruhan antara PSSI dan Kemenpora. Jika kami tak membubarkan skuad pada saat jadwal kompetisi yang tak jelas ini, dipastikan kami bakal menggelontorkan banyak dana yang sia-sia,” jelasnya.

Sambung Herdiat, pihaknya terpaksa mesti mengambil langkah pahit tersebut, sebab selama kompetisi distop, PSGC telah mengeluarkan sejumlah uang milyaran rupiah. “ Pembubaran tim ini cuman rehat saja. Kalau polemik sepakbola Indonesia telah berakhir dan kompetesi diteruskan kembali, kita bakal panggil kembali semua pemain,” ungkapnya.

Herdiat juga ingin kisruh sepak bola Indonesia secepatnya usai. Sebab, menurutnya, andai kisruh itu kian berlarut, Indonesia bakal menerima sanksi FIFA. “ Kita tak mau sanksi FIFA jatuh untuk Indonesia. Kasihan lah kepada pemain yang mengantungkan hidupnya dari sepak bola,” tambahnya.

Bahkan, Herdiat pun turut mendukung pilihan Andik Firmasyah yang berani lebih memilih bermain di luar negeri bersama tim asal Malaysia, Selangor FA. “Kita juga persilahkan untuk manajemen Selangor FA agar merekrut pemain kami. Apabila terdapat pemain PSGC yang dianggap potensial, silahkan bawa oleh Selangor FA. Sebab daripada bergabung bersama kami yang kompetisinya tak jelas, lebih baik berlaga di luar negeri saja,” imbuhnya.

Herdiat menyatakan bukan hanya main-main menawarkan anak asuhnya untuk Selangor FA. Dia mengungkapkan, akibat kompetisi tidak dilanjutkan, menjadikan pemain sepak bola Indonesia nasibnya tak karuan.

“Hampir semua klub peserta Liga Indonesia membubarkan timnya. Sebab berat dari segi pendanaan jika masih menunggu kompetisi yang tak pasti. Imbasnya, saat ini para pemain banyak yang menganggur. Dari pada nganggur, lebih baik bergabung bersama tim luar negeri,” pungkasnya dengan nada tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

105,854FansSuka
1,824PengikutMengikuti
1,261PengikutMengikuti
10,600PelangganBerlangganan