Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»Berita Hari Ini: Ini Dia Kronologi Tragedi Pembantaian Paris 3 Hari Beruntun
    Berita Internasional

    Berita Hari Ini: Ini Dia Kronologi Tragedi Pembantaian Paris 3 Hari Beruntun

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa10 Januari 20151
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Tragedi Pembantaian Paris
    Tragedi Pembantaian Paris

    RANCAH POST – Berita Hari Ini, Tragedi pembantaian Paris terjadi selama 3 hari beruntun sejak (07-09/01/2015), pelaku bersenjata adalah 2 orang anggota Al-Qaeda dan 2 orang turut membantu dalam meneror Prancis dengan aksi pembantaian ala bar-bar ini.

    Dalam tragedi pembantaian Paris ini, 17 orang tewas sebagai korban kebrutalan komplotan bersenjata tersebut, sebelum 3 dari 4 kawanan tersangka itu tewas di tangan pasukan pihak keamanan Prancis.

    Ini Dia kronologi tragedi pemabantaian Paris yang berlangsung selama 3 hari beruntun:

    Pada Rabu, (07/01/2015) Pembantaian dimulai oleh 2 pria bersenjata mesin, menyerbu kantor majalah Charlie Hebdo yang tengah diadakan rapat redaksi. Dengan gaya operasi militer, para pelaku masuk, langsung mencari dan membantai editor Stephane Charbonnier, 2 polisi dan tujuh wartawan, 1 teknisi dan 1 tamu. Jumlah 12 orang tewas dalam tragedi ini.

    Pemerintah Prancis menetapkan status siaga satu dan menurunkan ribuan pasukan militer dan kepolisian untuk mengawal kantor-kantor media, tempat ibadah dan tempat pusat keramaian lainnya.

    Polisi Prancis berhasil mengetahui 3 tersangka pembantaian, yaitu Said Kouachi, Cherif Kouachi dan Mourad Hamyd. Menurut saksi pelaku mengatakan, “Beritahukan ke media ini kami dari Al-Qaeda Yaman,” Polisi kemudian bergegas ke kota Reims untuk memburu dua tersangka yang melarikan diri.

    Pada Kamis, (08/01/2015) Polisi meluncurkan foto para tersangka. Pasukan khusus mencari komplotan yang melarikan diri itu ke daerah Picardie, Paris. Mereka juga menangkap 9 orang yang diduga komplotan pelaku pembantaian.

    Aksi mencekam ini dikhawatirkan menimbulkan aksi balasan terhadap kaum Muslim di negara tersebut, setelah sebuah mesjid dilempari granat di kota Le Mans. Namun tidak ada orang yang terluka kala serangan terjadi.

    Pada hari tu juga terjadi sebuah peristiwa penembakan, seorang pria bersenjata menembak mati polisi wanita dan melukai seorang mitranya. Pelaku penembakan diketahui bernama Amedy Coulibaly.

    Pada Jumat, (09/01/2015) Komplotan tersangka Kouachi bersaudara bergerak pindah dengan mencuri sebuah mobil Peugeot. Mendagri Prancis Bernard Cazeneuve mengungkapkan operasi penangkapan tersangka dilakukan di sebuah kota bernama Dammartin-en-Goele, sekitar 40 km dari Paris.

    Pelaku diketahui tengah menyandera seorang tawanan di sebuah pabrik. Pasukan keamanan bergegas mendatangi TKP.

    Pelaku Tragedi Pembantaian Paris (Foto: Berita Satu)
    Pelaku Tragedi Pembantaian Paris (Foto: Berita Satu)

    Namun, ditempat lain yaitu di sebuah toko klontong yang berada di Paris, Seorang pria bersenjata menyandera seorang tawanan. Polisi menyatakan dia sebagai Coulibaly. Polisi juga merilis pelaku lain yang berjenis kelamin perempuan bernama Hayat Boumddiene.

    Coulibaly mengeluarkan ultimatum akan membunuh sandera jika polisi menyerbu Kouachi bersaudara yang sudah terkepung di sebuah pabrik.

    Pada pukul 17.00, Kouachi bersaudara muncul dari bangunan percetakan tersebut dengan melesatkan tembakan dari senjata mereka. Kakak beradik itu segera ditembak ditempat dan sandera dibebaskan.

    Pasca Kouaci bersaudara tewas, polisi Paris menyerbu masuk toko kelontong dan terlibat baku tembak dengan Coulibaly. Pelaku dan empat sandera tewas, sedangkan 15 lainnya selamat.

    Al Qaeda di Yaman mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa kelompok pembantaian Paris itu yang memerintahkan serangan kantor Majalah Charlie Hebdo.

    Internasional Majalah Charlie Hebdo Terorisme
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    View 1 Comment

    1 Komentar

    1. momogrosir on 15 November 2015 12:52 PM

      serem amat. sampai 3 hari

    Vivo X300 Ultra Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya!

    5 April 2026

    Cek Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 15A Terbaru

    2 April 2026

    Cara Mendengarkan Musik Gratis di iPhone

    28 Maret 2026

    Command Latihan CS2 Terbaik di 2026

    27 Maret 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Oppo K15 Pro Plus Oppo K15 Pro Plus Rp8.499.000
    • Oppo K15 Pro Oppo K15 Pro Rp7.499.000
    • Poco X8 Pro Max Poco X8 Pro Max Rp7.999.000
    • Poco X8 Pro Poco X8 Pro Rp5.599.000
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.