RANCAH POST – ISIS kembali merilis video pemenggalan seorang pria Kurdi sebagai ancaman terhadap pasukan yang berusaha memerangi mereka di Irak Utara.

Video yang bertajuk Pesan dalam Darah itu menunjukkan beberapa orang pria dalam seragam tahanan berwarna oranye yang disebut sebagai pejuang Kurdi yang tertangkap.

Korban kemudian tampak berlutut di dekat sebuah masjid di kota Mosul, Irak, sebelum ia dipenggal.

Kelompok Daulah Islamiyah memperingatkan akan membunuh pejuang lainnya jika para pemimpin Kurdi terus mendukung AS.

Pejuang “pashmerga” Kurdi dari wilayah Kurdistan di Irak utara selama ini berusaha melawan sepak terjang DI dengan didukung oleh serangan udara AS.

Sebelumnya, sebuah video DI dari Suriah menunjukkan pembantaian massal tentara Suriah yang disandera setelah markas mereka diserbu.

Kelompok aktivis Syrian Observatory for Human Rights mengatakan tentara Suriah tersebut ditangkap saat sedang menempuh perjalanan keluar dari provinsi Hama setelah DI menyerbu pangkalan udara Taqba.

Menurut akun Twitter kaum pejihad, menyebutkan korban tewas mencapai 200 orang, tambah laporan itu.

Hari Rabu lalu, foto dan video yang ditayangkan secara online oleh kaum pejihad menunjukkan lebih dari 100 orang dengan hanya mengenakan celana dalam digiring di bawah todongan senapan di gurun pasir.

Share.

Leave A Reply