Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Internasional»AS Yakin Pemberontak Ukraina Salah Sasaran Jatuhkan MH17
    Berita Internasional

    AS Yakin Pemberontak Ukraina Salah Sasaran Jatuhkan MH17

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa23 Juli 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    MAS MH17
    MAS MH17

    RANCAH POST – Pihak pemerintah Amerika Serikan meyakini, kaum pemberontak yang pro-Rusia sangat berkemungkinan menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 penumpang Malaysia Airlines karena sebuah kesalahan.

    Mereka tidak menyadari bahwa pesawat itu merupakan pesawat penumpang sipil, kata sejumlah pejabat intelijen AS, Selasa (22/7/2014) waktu setempat.

    Para pejabat itu, yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, mengatakan “sebagian besar penjelasan yang masuk akal” tentang kaum separatis meluncurkan apa yang AS percaya sebagai rudal darat-ke-udara SA-11 buatan Rusia ke pesawat Malaysia Airlines MH17 itu karena mengira pesawat tersebut bukan pesawat penumpang sipil.

    “Lima hari kemudian (setelah kecelakaan) tampak bahwa itu merupakan sebuah kesalahan,” kata salah orang pejabat itu dalam sebuah acara pemberian keterangan kepada wartawan.

    Rudal tersebut mungkin ditembakkan “awak yang tidak terlatih” dengan menggunakan sistem yang memerlukan sejumlah keterampilan dan pelatihan, kata seorang pejabat itu.

    Para pejabat itu mengatakan, kesimpulan mereka didukung percakapan yang berhasil disadap dari kaum separatis yang dikenal pro-Rusia. Suara percakapan itu telah diverifikasi oleh badan-badan AS.

    Para pembicara dalam percakapan itu awalnya membual bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat angkut militer, tetapi kemudian mengakui bahwa mereka mungkin telah membuat kesalahan, kata para pejabat itu.

    Menurut para pejabat tersebut, serangkaian operasi Rusia telah terlihat di wilayah Ukraina timur. Namun, komunitas intelijen AS tidak punya bukti eksplisit bahwa Rusia telah membawa SA-11 yang kemudian diyakini telah digunakan untuk menembaki pesawat MH17 tersebut.

    Walau AS telah mengamati aliran senjata-senjata berat, termasuk sistem pertahanan udara, ke Ukraina dari Rusia, badan-badan intelijen tidak melihat rudal-rudal sebesar SA-11 telah dipindahkan ke negara itu sebelum pesawat itu jatuh.

    Militer Rusia telah melatih para pemberontak di sebuah pangkalan besar di Rostov untuk menggunakan berbagai senjata, termasuk sistem pertahanan udara.

    Namun, para pejabat AS mengatakan, tidak ada bukti eksplisit bahwa Rusia telah melatih kaum separatis untuk menggunakan baterai rudal SA-11.

    Jatuhnya pesawat MH17, yang telah menyebabkan semua 298 orang di dalamnya tewas, telah memperdalam krisis Ukraina.

    Kaum separatis bersenjata di timur negara itu yang berbahasa Rusia telah memerangi pasukan pemerintah sejak para demonstran pro-Barat di Kiev menggulingkan preside pro-Moskwa dan Rusia mencaplok Krimea pada awal tahun ini.

    Pemerintah Presiden AS Barack Obama mengatakan, mereka yakin bahwa pesawat MH17 dijatuhkan pada Kamis lalu oleh sebuah rudal SA-11 yang ditembakkan dari wilayah di Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Rusia.

    Pihak AS mengatakan, kesimpulan tersebut didukung baik oleh informasi intelijen yang tidak disebutkan secara jelas dan berdasarkan posting-an luas di media sosial baik oleh kaum separatis maupun Pemerintah Ukraina.

    Para pejabat intelijen itu mengatakan pada Selasa bahwa mereka punya sejumlah laporan tentang selusin pesawat yang ditembak dari daerah yang kuasai kaum separatis selama dua bulan pertempuran antara pasukan Pemerintah Ukraina dan pemberontak.

    Dua di antara pesawat itu adalah pesawat angkut besar. Salah seorang pejabat itu mengatakan, hingga pesawat Malaysia Airlines itu ditembak, kebanyakan pesawat yang menjadi sasaran terbang di ketinggian rendah.

    Para pejabat itu mengatakan, AS tidak tahu bahwa kaum separatis memiliki sistem rudal SA-11. Mereka baru tahu tentang itu setelah pesawat Malaysia Airlines itu ditembak.

    Para pemimpin separatis membantah mereka telah menembak jatuh pesawat itu, dan Rusia membantah terlibat dalam insiden tersebut. Rusia justru menyatakan bahwa Pemerintah Ukraina yang harus disalahkan atas tragedi itu.

    Para pejabat intelijen senior itu mengatakan, mereka memutuskan untuk memberi keterangan kepada wartawan tentang hal itu, sebagian untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai propaganda menyesatkan dari Rusia dan media yang dikontrol pemerintah atas insiden tersebut.

    Mereka mengatakan, tuduhan bahwa pesawat Boeing 777 itu melakukan tindakan mengelak di udara, mirip dengan bagaimana sebuah pesawat militer bermanuver, tidak berdasar dan merupakan tuduhan klasik yang menyalahkan korban.

    Klaim bahwa Pemerintah Ukraina menembak jatuh pesawat itu juga dinilai tidak realistis karena Kiev tidak memiliki sistem rudal itu di daerah tersebut, yang jelas-jelas berada di bawah kendali pemberontak.

    Skenario itu berarti pasukan Pemerintah Ukraina harus bertarung untuk mencapai daerah tersebut, lalu menembak pesawat penumpang, dan berperang lagi untuk keluar dari sana, kata pejabat itu. “Hal itu jelas bukan skenario yang masuk akal buat saya,” kata pejabat tersebut.

    Amerika Serikat Internasional Malaysia Airlines MH17 Pemberontak Pro-Rusia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Heboh Fenomena ‘Hujan Cacing’ di China, Faktanya?

    14 Maret 2023

    Momen Menyentuh Lionel Messi Cium Trofi Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

    19 Desember 2022

    Tragedi Halloween di Itaewon, Korban Tewas Bertambah Jadi 153 Orang

    31 Oktober 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.